MBG Libur, Harga Daging Ayam, Telur hingga Cabai Turun di Kuningan
Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, melakukan pemantauan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional. -Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Masa libur sekolah yang berbarengan dengan berhentinya sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), berdampak pada turunnya harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten KUNINGAN.
Komoditas yang mengalami penurunan antara lain daging ayam broiler, telur ayam, minyak goreng, dan berbagai jenis cabai.
Dugaan dari efek Program MBG libur, disambut baik masyarakat karena dapat meringankan pengeluaran rumah tangga.
Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan, harga daging ayam broiler saat ini berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram.
Sementara harga daging sapi masih bertahan di angka Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp150.000 per kilogram, daging ayam fillet Rp45.000 hingga Rp47.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung dijual sekitar Rp65.000 per ekor.
BACA JUGA:Ketika Perempuan dan Kreator Lokal Ambil Alih Panggung Yamaha CLASSY Modifest 2026 Yogyakarta
BACA JUGA:Izin Belum Terbit, Pelunasan Lahan Pabrik Sepatu di Kuningan Tertunda
Harga telur ayam ras juga turun menjadi Rp24.000 per kilogram. Adapun telur ayam kampung dijual Rp3.500 per butir, telur bebek Rp3.000 per butir, dan telur puyuh Rp45.000 per kilogram.
Salah seorang pembeli di Pasar Cilimus, Eni, mengaku bersyukur dengan turunnya harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama daging ayam dan telur.
"Alhamdulillah sekarang harga ayam dan telur sudah turun. Mudah-mudahan bisa bertahan karena sangat membantu pengeluaran keluarga. Saya juga dengar harga ayam di Cirebon bahkan sudah sekitar Rp25 ribu per kilogram," ujarnya, Kamis 2 Juli 2026.
Petugas pemantau harga Diskopdagperin Kuningan, Arisman, menjelaskan penurunan harga dipengaruhi menurunnya permintaan selama masa libur sekolah dan tidak beroperasinya dapur Program MBG.
Menurutnya, harga diperkirakan kembali bergerak normal setelah aktivitas sekolah dimulai kembali dan permintaan pasar meningkat.
BACA JUGA:Yamaha Jabar Gelar Gresek (Grebek Sekre) Vol. 6, Sambangi Komunitas Yamaha Cirebon dan Kuningan
BACA JUGA:Proton FC Juara PFL 2 Indonesia, Pemkab Kuningan Siapkan Arena Futsal Standar Nasional
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

