Bukan Sekadar Peta, Mahasiswa KKN-T UGJ Cirebon Bantu Desa Panyosogan Tata Wilayah

Bukan Sekadar Peta, Mahasiswa KKN-T UGJ Cirebon Bantu Desa Panyosogan Tata Wilayah

Peta Administrasi Desa Panyosogan diperbarui mahasiswa KKN-T Kelompok 18 USGJ melalui program PENA DESA untuk mendukung tata ruang dan pelayanan publik.-Agus Phanter-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 18 Universitas Swadaya Gunung Jati (USGJ) menjalankan program PENA DESA (Penataan Batas dan Tata Ruang Desa) di Desa Panyosogan, Kecamatan Luragung, Kabupaten KUNINGAN, Jawa Barat  

Program tersebut berfokus pada penyusunan dan pembuatan Peta Administrasi Desa Panyosogan yang diperbarui dan disusun berdasarkan data lapangan.

Program yang dirancang sejak 5 Agustus 2026 itu diarahkan untuk membantu Desa Panyosogan memiliki informasi spasial yang lebih jelas dan akurat. 

Peta administrasi tersebut diharapkan dapat menunjang perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, tata ruang, hingga pelayanan publik bagi masyarakat.

BACA JUGA:Jaga Warga dari Abu Vulkanik, Polres Kuningan Bagikan Masker Gratis

BACA JUGA:FANTASTIS! Singkirkan Tectona, Wahana Ajaib Kuningan Tembus Kejurnas U-19

PENA DESA Berangkat dari Kebutuhan Informasi Spasial

Ketua KKN-T Kelompok 18 Literasi Universitas Swadaya Gunung Jati, Aldi Putra Anugrah, mengatakan PENA DESA disusun setelah tim melakukan pemetaan terhadap potensi dan kebutuhan sarana informasi spasial di tingkat desa.

Menurut Aldi, keberadaan peta administrasi yang jelas memiliki peran penting bagi pemerintah desa. 

Data spasial dapat digunakan untuk melihat wilayah secara lebih terstruktur sekaligus menjadi salah satu instrumen dalam mendukung berbagai kebutuhan pembangunan.

Pelaksanaan program dilakukan melalui sejumlah tahapan yang saling berkaitan, mulai dari persiapan, pengumpulan data, pemetaan digital, verifikasi, hingga pembangunan struktur fisik peta.

BACA JUGA:Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kuningan, Direktur YSGN: Ini Sasaran Penerimanya

BACA JUGA:200 Becak Listrik Disiapkan untuk Warga Kuningan, Tidak Boleh Diperjualbelikan oleh Penerima

Rangkaian kegiatan tersebut telah dibahas dan dirancang secara intensif oleh Kelompok KKN-T 18 Desa Panyosogan sejak 5 Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: