Waduk Kuningan Dipersoalkan, Warga Randusari Minta Relokasi

Waduk Kuningan Dipersoalkan, Warga Randusari Minta Relokasi

Warga Desa Randusari mendatangi Gedung DPRD Kuningan. Mereka meminta pemerintah tidak sekadar menampung keluhan, tetapi segera menyiapkan solusi konkret terhadap persoalan yang dirasakan.-Agus Phanter-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Sedikitnya 40 warga Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, mendatangi Gedung DPRD Kuningan, Selasa (15/9/2026). 

Mereka menyampaikan keresahan terkait dampak keberadaan Waduk Kuningan, mulai dari keselamatan, kesehatan, hingga kenyamanan warga yang tinggal di sekitar bendungan.

Audiensi tersebut diikuti Kepala Desa Randusari Tata Kasta dan diterima Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy. 

Warga meminta pemerintah tidak sekadar menampung keluhan, tetapi segera menyiapkan solusi konkret terhadap persoalan yang mereka rasakan.

Salah satu persoalan yang disampaikan warga adalah posisi permukiman yang berada sangat dekat dengan area pembuangan air bendungan. Jarak permukiman dengan lokasi tersebut disebut hanya sekitar 20 meter.

BACA JUGA:Jalan Garatengah-Japara Disurvei, Dihotmik KDM 2027?

BACA JUGA:Penanaman Pohon di Gunung Mayana Kuningan, Bagian dari HUT TNI ke-81

Kondisi itu memunculkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang rumahnya berada paling dekat dengan area pembuangan air Waduk Kuningan.

"Harapan sih minta dipindahkan saja masyarakat yang dekat dengan pembuangan air itu, direlokasi atau bagaimana,” katanya.

Menurut warga, dalam satu dusun terdapat sekitar 150 rumah. Namun, seluruh rumah tersebut tidak serta-merta harus direlokasi. 

Penentuan rumah yang masuk kategori berisiko dinilai perlu dilakukan berdasarkan kajian dan peninjauan instansi terkait.

BACA JUGA:Dugaan Kekerasan Siswa SMP di Jalaksana, Polisi Periksa Terlapor

BACA JUGA:Razia Knalpot Brong di Pasar Kelapa Gunung, Polisi Amankan 30 Pelanggar

Air Sumur Warga Dipersoalkan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: