KUNINGAN-Tewasnya salah satu santri putra Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HK) menyisakan kesedihan bagi keluarga besar HK. Atas kejadian tersebut, pihak HK meminta pemerintah daerah dapat meningkatkan pengamanan. \"Ini pelajaran buat pemerintah daerah untuk menjaga keamanan wilayahnya, sebab tugas pemerintah daerah adalah menjaga keamanan dan kenyamanan warganya,\" harap Sanwani SH, Kadiv Humas Ponpes Husnul Khotimah kepada radarkuningan.com, Sabtu (7/9). Seluruh keluarga besar Yayasan Husnul Khotimah, lanjut Sanwani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Muhammad Rozien, santri HK yang meninggal ditusuk pria bertato di Cirebon. Pihaknya pun mendoakan almarhum agar Husnul Khotimah, mengingat almarhum sedang menuntut ilmu. \"Insya Allah Almarhum Ananda Rozien mati syahid. Sebab Rasulullah bersabda, Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam rangka mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah, HR Turmudzi. Ananda Muhammad Rozien sedang menuntut ilmu di HK. Semoga beliau masuk syurga,\" ucap Sanwani, seraya mengabarkan dirinya beserta Ustad Mutamad sedang dalam perjalanan mengantar jenazah almarhum ke Banjarmasin. (muh)
Ponpes Husnul Khotimah Minta Pemda Tingkatkan Pengamanan Daerah
Sabtu 07-09-2019,11:47 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 08-05-2026,15:43 WIB
Kuningan Terus Bersolek, Giliran Lapang Randu Disulap jadi Pusat Parkir Modern dan Ruang Publik Baru
Jumat 08-05-2026,09:31 WIB
Touring Jarak Jauh Lebih Siap, Maksimalkan Servis di Bengkel Resmi Yamaha
Jumat 08-05-2026,20:12 WIB
Pria Asal Cibeureum Ditemukan Meninggal di Sawah, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi
Terkini
Jumat 08-05-2026,20:12 WIB
Pria Asal Cibeureum Ditemukan Meninggal di Sawah, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi
Jumat 08-05-2026,15:43 WIB
Kuningan Terus Bersolek, Giliran Lapang Randu Disulap jadi Pusat Parkir Modern dan Ruang Publik Baru
Jumat 08-05-2026,09:31 WIB
Touring Jarak Jauh Lebih Siap, Maksimalkan Servis di Bengkel Resmi Yamaha
Jumat 08-05-2026,01:13 WIB
Status Lahan KDMP Kaduagung Diklarifikasi, PPL Tegaskan Bukan Masuk Kawasan LP2B
Kamis 07-05-2026,17:11 WIB