Dengan adanya warung Karang Taruna di sekretariat tersebut, Yayan berharap bisa menjadi laboratorium calon pengusaha, di samping juga bisa menciptakan peluang usaha serta pengusaha-pengusaha muda di Desa Cilowa.
“Walaupun masih berjalan proses penataan, ke depannya mudah-mudahan tempatnya lebih representatif dan asyik. Biaya yang dihabiskan untuk membangun warung KT tersebut sekitar Rp20jt, bersumber dari kas Karang Taruna dan donasi masyarakat,” ungkap Yayan. (muh)