Menurut petugas, untuk masuk ke dalam harus menggunakan oksigen alat selam.
"Karena ada dugaan, jatuhnya dua korban ke dalam sumur, dikarenakan asap diesel atau gas beracun yang ada di dalam sumur. Kami menunggu dari Basarnas, nanti akan menggunakan alat selam," ujar Faozan petugas dari BPBD Kabupaten Cirebon. (rdh)