Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Sekda Dian Ajak Warga Kuningan Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Selasa 25-07-2023,18:41 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM- Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering terjadi di musim kemarau, menjadi perhatian Pemkab Kuningan.

Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla, Bupati H Acep Purnama mengundang sejumlah pihak terkait duduk satu meja, Selasa 25 Juli 2023.

BACA JUGA:APBD Kuningan 2024, Pengamat: Kegiatan di SKPD dan Pokir Wajib Dipangkas untuk Cegah Terulangnya Tunda Bayar

Hadir dalam rapat bersama itu, Sekda H Dian Rachmat Yanuar, Polres Kuningan Kepala BPBD Kuningan, perwakilan Kodim  0615 Kuningan.

Kemudian juga Satpol PP-UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kuningan, perwakilan TNGC dan lainnya.

Sekda Dian menjelaskan, rapat bersama ini  dilangsungkan menindaklanjuti apel Karhutla, beberapa hari lalu.

Tujuannya untuk  meningkatkan kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kuningan.

Karena itu, Sekda Dian menilai pentingnya kerjasama semua pihak mengatasi masalah Karhutla.

BACA JUGA:Side Land Desa Kaduela Pasawahan, Dulu Kampung Penjual Delan atau Terasi, Kini Terkenal Jadi Kampung Wisata

"Menghadapi tantangan kebakaran yang dapat terjadi di musim kemarau, perlu langkah strategis dalam mengantisipasinya. Sebab musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja dan sulit diprediksi,” tegas Sekda Dian saat memimpin rapat, Selasa 25 Juli 2023.

Sekda mengatakan, bencana karhutla merupakan ancaman serius bagi lingkungan, ekonomi, dan keselamatan warga.

"Untuk mengantisipasinya diperlukan kerjasama yang baik antara Kodim, Polres, BPBD, Damkar, dan pihak-pihak terkait lainnya," ujar Dian. 

BACA JUGA:Semarak Yamaha Day, Ayo Dapatkan Motor Impian di Momen Istimewa !

Dalam kesempatan itu, sekda mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuningan untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan api di musim kemarau ini.

Antara lain warga tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya karhutla.

“Kami berharap, dengan rapat penguatan karhutla ini, semoga  Kabupaten Kuningan dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana karhutla. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama demi keamanan dan kesejahteraan seluruh warga serta kelestarian alam di wilayah ini,” ungkap orang kuat ketiga di Pemkab Kuningan tersebut.

BACA JUGA:Ribuan Ayam Mati Terpanggang di Desa Langseb Lebakwangi, Pemilik Rugi Ratusan Juta Rupiah

Rapat sendiri dimanfaatkan para peserta untuk diskusi dan  menyampaikan rencana aksi dan strategi dalam mengatasi karhutla.

Diskusi aktif dan pertukaran informasi menjadi fokus utama dalam mencapai tujuan bersama dalam mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran yang dapat mengancam kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:1.745 Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Jawa Tengah Bentuk Sinergitas untuk Wujudkan Indonesia Emas

Dalam rapat tersebut disepakati pembentukan tim gabungan karhutla yang terdiri dari anggota dari masing-masing instansi terkait.

Tim ini akan bertugas untuk melakukan patroli, penegakan hukum, pemadaman cepat, dan edukasi masyarakat terkait bahaya karhutla. (Agus)

 

Kategori :