Habitat Monyet Plangon Mulai Terancam

Habitat Monyet Plangon Mulai Terancam

Keberadaan Monyet Plangon mulai terancam dengan adanya alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan.-Istimewa-Radar Kuningan

CIREBON, RADARKUNINGAN.COM - Keberadaan monyet yang berada di Bukti Plangon, habitatnya mulai terancam dengan adanya alih fungsi lahan.

Kawanan monyet liar di Bukit Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, mulai terusik dengan adanya pembangunan di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan dan sidak Komisi II dan III DPRD Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, tanah di kaki bukit Plangon dikupas. 

Materialnya dialihkan ke tempat lain, yang masih satu grup ke Pasindangan, Kecamatan Gunungjati.

Bahkan, DPRD Kabupaten Cirebon mencatat, ada 600 rit material tanah keluar dari lokasi kaki Bukit Plangon. 

BACA JUGA:Langsung Jadi Idola, Toprak Razgatlıoğlu Bikin Kagum Pelajar SMK Negeri 39 Jakarta

BACA JUGA:Pencarian Calon Direktur PDAU Kuningan Mulai Tahap Penjaringan

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana ST MM menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam melihat ancaman terhadap habitat monyet Plangon.

Menurutnya, keberadaan satwa tersebut tidak bisa dipandang sebagai isu lingkungan.

"Habitat monyet Plangon ini bukan sekadar persoalan satwa liar. Di dalamnya melekat nilai budaya dan sejarah Cirebon. Itu sebabnya kami tidak akan membiarkan habitat ini rusak atau bahkan hilang,” ujar Anton, diktuip dari Harian Radar Cirebon, Selasa 20 Januari 2026.

Meski lokasi galian disebut berada di luar area inti habitat monyet, Anton menilai, kerusakan lingkungan di sekitar bukit tetap berdampak langsung. 

"Sekarang monyet banyak berkeliaran ke permukiman warga, bahkan ke pepohonan di kawasan Pemkab. Ini sinyal jelas bahwa habitat mereka terganggu akibat proyek di sekitar Plangon," ungkapnya.

BACA JUGA:CATAT! Nomor Aduan Korban Praktik Percaloan Rekruitmen Pekerja di Kabupaten Kuningan

BACA JUGA:Buka Semangat 2026, Yamaha WR155 R Tampil Ikonik dengan Desain Body dan Grafis Anyar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: