DEBAT CAPRES: Anies Baswedan Singgung Soal Ketimpangan, Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan

Minggu 04-02-2024,20:08 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

RADARKUNINGAN.COM - Anies Baswedan mendapatkan kesempatan ketiga saat sesi debat capres yang dihelat oleh KPU RI, Minggu, 4 Februari 2024.

Anies Baswedan mendapatkan kesempatan ketiga untuk memaparkan program saat debat capres.

Capres Anies Baswedan memaparkan bahwa, persoalan terbesar hari ini adalah ketimpangan, ketidaksetaraan dan ketidakadilan.

"Ketimpangan antara Jakarta dan luar Jakarta. Ketimpangan sangat membahayakan. Di dunia ekonomi, sebagian besar menguasai kekayaan," katanya.

BACA JUGA:DEBAT CAPRES: Ganjar Pranowo Paparkan Program 1 Desa 1 Faskes dan 1 Nakes

Menurut Anies Baswedan, sekarang kita jauh dari cita-cita para pendiri bangsa. 45 juta orang belum bekerja dengan layak, 70 juta orang belum punya jaminan kesehatan. 15 juta orang menjadi korban kesehatan mental dan kekerasan seksual.

"Sangat frustasi melihatnya. Ini problem yang tidak menjadi kepedulian segelintir elit. Persatuan itu tidak mungkin terjadi dalam ketimpangan," tandasnya.

Anies menegaskan, memegang prinsip, konsistensi ucapan dan perbuatan. Perubahan saatnya kira kerjakan untuk seluruh rakyat Indonesia di manapun berapa.

Seperti diketahui, debat capres terakhir mengangkat tema utama yakni kesejahteraan sosial, pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan inklusi.

BACA JUGA:DEBAT CAPRES: Prabowo Subianto Paparkan Strategi Transformasi Bangsa, Ada Program 3 Juta Rumah

Kemudian sub tema adalah berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.

Sebagai panelis debat capres terakhir adalah Prof. Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes, M.Med.Ed, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. 

Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, Ph.D, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2023-2027.

Bahruddin, Inisiator Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah dan Anggota Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (BAN POM). Damar Juniarto, S.Sos, Akademisi di UPN Veteran Jakarta. 

BACA JUGA:9 Artis Asal Majalengka Jawa Barat yang Jarang Diketahui, Ada Miss Grand Internasional Hingga Pedangdut Senior

Kategori :