5 Warga Desa Puncak Dirawat di RS Sekar Kamulyan, Pj Bupati Kuningan Besuk Korban Terdampak Pohon Tumbang

Selasa 12-03-2024,14:43 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Hujan intensitas sedang disertai angin kencang menimbulkan kerugian materi di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

  Pada hari pertama bulan Ramadan, lima kepala keluarga di RT 25 RW 8 Dusun Mulyaasih, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan harus melaluinya dengan kepiluan.   Betapa tidak, hanya dalam hitungan menit Agus harus kehilangan tempat tinggal untuk sementara waktu.   BACA JUGA:Hati-Hati Beli Kurma di Bulan Ramadhan! Ini 6 Ciri Kurma yang Diharamkan MUI karena Berasal dari Israel   Itu setelah rumahnya tertimpa pohon beringin berukuran raksasa yang mendadak tumbang saat warga tengah menjalani ibadah Sahur.   Pohon beringin itu memiliki tinggi sekitar 100 meter dan diameter 1-6 meter.    Selain rumah Agus, ada dua rumah lagi di lingkungan yang sama juga mengalami kerusakan akibat menjadi korban pohon tumbang.    Kedua rumah lainnya itu yakni tempat tinggal milik Parli yang dihuni 5 jiwa dan rumah Alhari yang ditempati 2 Kepala Keluarga atau 6 jiwa. Sedangkan rumah Agus dihuni 4 jiwa.   BACA JUGA:MUI Haramkan Kurma dari Negara Zionis, Ini 30 Daftar Merk Kurma Israel yang Haram untuk Dibeli   Total ada 5 warga yang menjalani perawatan di RS Sekar Kamulyan Cigugur karena mengalami luka ringan.   Peristiwa angin ribut disertai pohon tumbang tersebut terjadi pada Selasa dinihari 12 Maret 2024 pukul 03.03 atau saat waktu sahur.   Tidak ada korban jiwa dalam insiden pohon tumbang berukuran besar tersebut.    Namun beberapa penghuni rumah mengalami luka akibat terdampak pohon beringin raksasa yang tumbang.   BACA JUGA:Ustadz Adi Hidayat Sebut 3 Amalan Utama Ramadhan, Makna Kalimat La'allakum Tattaqun   Tercatat ada 4 orang anggota keluarga terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Mayoritas korban adalah warga yang berada di dua rumah itu.   Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana langsung mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi para korban yang berjumlah 5 orang.   Kelima korban dibawa ke RS Sekar Kamulyan, Cigugur. Mayoritas luka ringan dan mengalami trauma atas peristiwa tersebut    "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang di Desa Puncak, Selasa dinihari. Namun ada lima orang penghuni rumah yang mengalami luka luka lantaran terkena kibasan ranting pohon yang tumbang. Para korban sedang menjalani perawatan. Saya sedang memantau perkembangan para korban di rumah sakit," papar Indra Bayu, Selasa pagi 14 Maret 2024.   BACA JUGA:5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Gratis di Kuningan Jawa Barat, Ada Hutan Kota Hingga Jalan Baru   Para korban yang mendapat perawatan medis di RS Sekar Kamulyan dijenguk Pj Bupati Kuningan, Dr Drs HR Iip Hidajat MPd.   Pj Bupati Iip datang ke ruang perawatan dengan memakai rompi yang bagian belakangnya bertuliskan Bupati.   Kalaks BPBD, Indra Bayu Permana mendampingi kunjungan Pj Bupati ke rumah sakit. Pj Bupati dan Kalaks BPBD juga dikenal sangat dekat terutama saat momen-momen tertentu.   BACA JUGA:7 Rumah Makan untuk Buka Puasa Bersama di Kuningan, Sensasi Duduk di Atas Perahu dan Pinggir Danau   Pj Bupati sempat menanyakan kabar dan kondisi langsung kepada para korban. Iip meminta agar para korban sabar dan pemerintah akan memberikan bantuan sesuai kemampuan.    Korban yang mendapat kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Kuningan itu juga nampak senang. Pria tersebut bisa tersenyum lebar saat disalami Pj Bupati.  (Agus)   Dikirim dari Yahoo Mail di Android
Tags : #musim penghujan #hujan deras #desa puncak #cigugur #bencana alam #angin ribut #angin kencang
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini