4. Penyiraman
Anda juga harus memastikan penyiraman dengan tepat, sehingga tanaman tidak terlalu kering dan tidak terlalu lembab.
Dalam penyiraman ini juga dapat mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman hias janda bolong ini loh.
Kendati demikian karena jika tanah kering akan mengakibatkan tanaman memiliki daun kuning dan cepat layu.
Sedangkan jika terlalu kebanyakan dalam menyiramnya akan membuat pembusukan pada akar dan batang janda bolong.
Hal tersebut akan membuat tanaman janda bolong ini menjadi layu dan parahnya dapat mati.
Nah jangan sampai penyiraman yang salah dapat menyebabkan hal yang fatal dan tanaman janda bolong ini sulit tumbuh.
Dengan begitu, dalam penyiraman anda harus memeriksa kondisi tanah. Apakah tanah sudah kering apakah masih lembab.
Dan disesuaikan jangan sampai ada air tergenang pada tanaman janda bolong ini, serta jangan sampai tanahnya juga kering.
5. Tanah yang Buruk
Tanah yang buruk ini berasal dari ketidak seimbangan seperti ph tanah tidak sesuai, persaingan gulma, terlalu banyaknya pupuk dan masih banyak lagi.
Oleh karenanya, anda juga harus menyesuaikan kondisi tanah dalam merawatnya, sehingga pertumbuhan tanaman janda bolong dapat maksimal.
BACA JUGA:Ternyata Sirih Gading Bisa Menjernihkan Udara di Lingkungan! Inilah 3 Manfaatnya!
Hal ini menjadi fokus utama dalam menanam tanaman hias, sebelum meletakan sebagai medianya.
Sehingga anda dapat memilih tanah yang subur dengan mengetahui Ph yang sesuai pada tanaman janda bolong.