Seperti demam sampai menggigil, kepala terasa berat, pusing mual, badan lemes atau sakit, muntah, dan kelopak mata memerah. Selain itu, dapat terjadi nyeri pada otot betis dan punggung.
BACA JUGA:Apakah Tikus Benci Bau Ini? Inilah 5 Bau yang Bikin Tikus Kapok dan Terusir dari Sarangnya di Rumah
2. Sindrom paru hantavirus
Penyakit ini bisa menular ke manusia dengan 3 cara, yaitu dari menghirup bau kencing atau kotoran tikus, kontak langsung dengan kedua benda tadi, dan apabila mengalami gigitan.
Pada awalnya, dia mengalami kelelahan, demam, dan nyeri sendi, terutama di paha, punggung, dan terkadang bahu.
Sepuluh hari kemudian, gejalanya menjadi lebih buruk dan batuk lebih banyak, menyebabkan rasa sesak di dada karena cairan di paru-paru.
3. Demam hemoragik
Bahaya menghirup bau kencing tikus yang berikutnya adalah dapat menimbulkan penyakit demam hemoragik.
BACA JUGA:5 Jenis Burung Pemilik Suara Merdu dan Pembawa Keberuntungan dari Kicauannya, Apakah Kamu Punya?
BACA JUGA:Ayo Membasmi Tikus dengan Perangkap DIY: Mudah dan Efektif!
Demam hemoragik, yang juga disebabkan oleh kontaminasi urine atau feses tikus pembawa virus, adalah penyakit tikus berikutnya.
Penderita akan mengalami gejala seperti sakit kepala, demam, mual, dan bahkan kehilangan penglihatan.
Selain itu, Anda mungkin mengalami ruam dan memerah mata. Mereka dapat pulih dalam beberapa minggu atau bulan.
4. Koriomeningitis limfositik
Tikus di rumah biasanya membawa virus ini. Kontak langsung dengan urine atau feses tikus yang terkontaminasi menempatkan seseorang dalam bahaya tinggi.
BACA JUGA:4 Keunikan Burung Lovebird: Si Mungil Penuh Pesona yang Membawa Keberuntungan
Penderita akan mengalami nyeri pada sendi, nyeri dada, nyeri testis, dan nyeri kelenjar ludah sekitar tiga belas hari setelah terinfeksi. Mereka juga akan mengalami penurunan nafsu makan sehingga mereka muntah dan mual.