Hasil Pertandingan Irak dan Arab Saudi, Calon Lawan Indonesia di Putaran 4

Selasa 09-09-2025,11:58 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Asep Kurnia

Hasil kedua tim penghuni grup B itu, menjadi alarm bahaya bagi anak asuh Patrick Kluivert jelang putaran keempat dimulai.

Memanfaatkan laga uji coba, mereka melawan negara-negara kuat dengan peringkat FIFA lebih tinggi dibanding lawan-lawan Indonesia.

BACA JUGA:Perbaikan Jalur Tour de Linggarjati Hampir Rampung, DPUTR Kuningan Pastikan Selesai Sebelum Hari H

Arab Saudi misalnya, berhasil mengalahkan Makedonia Utara 2-1 di Stadion FK Viktoria Zizkov, Ceko, merupakan negara dengan ranking 62 dunia.

Begitu juga dengan Irak, berhasil mengalahkan Thailand 1-0 yang memiliki rangking FIFA lebih baik dari Indonesia yakni di peringkat 102 dunia.

Hasil Irak dan Arab Saudi di FIFA Matchday tersebut, menjadi sinyal bahaya bagi Skuad Garuda tentang kekuatan calon lawan di putaran empat nanti.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas progres signifikan yang ditunjukkan Timnas Indonesia senior dalam laga uji coba melawan Lebanon yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin 8 September 2025.

Meski tanpa gol, Erick menilai pertandingan tersebut penting dalam membangun konsistensi formasi, kepercayaan diri, dan mental bertanding menuju babak empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober mendatang di Arab Saudi.

"Timnas mampu menekan Lebanon sepanjang pertandingan. Ini menunjukkan formasi yang diterapkan pelatih Patrick Kluivert mulai konsisten, baik saat melawan China Taipei maupun Lebanon," ungkap Erick dikutip dari laman PSSI.

Laga yang ditonton lebih dari 30.000 suporter itu, hampir seluruh pemain diturunkan, memberikan ruang bagi pelatih untuk mengevaluasi dan memperluas opsi taktik. 

Erick menilai rotasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadapi pertandingan krusial mendatang.

"Dengan banyaknya pemain yang diturunkan, pelatih kini memiliki beragam pilihan untuk starting eleven. Ini akan membuat persaingan antar pemain semakin kompetitif dan sehat," tambahnya.

Timnas menurunkan sederet penyerang baru seperti Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra, dan Andrian Wibowo untuk mendobrak pertahanan Lebanon. 

Bergantian peluang diciptakan oleh Mauro dan Miliano. Bahkan, nama terakhir yang menjadi momok pemain belakang lawan. 

Dari sektor tengah, Stefano Lilipaly ikut aktif dengan menciptakan jumlah peluang seperti di menit ke-35, dan terutama di menit 57 saat tendangan memutarnya melayang tipis di atas mistar lawan. 

Namun sayang hingga 2 x 45 menit, Indonesia gagal menjebol gawang Lebanon yang pertahanannya sangat berlapis.

Kategori :