BI Pastikan Rupiah Sulit Dipalsukan, Masyarakat Diminta Waspada, Kenali 3D

Rabu 10-09-2025,16:41 WIB
Reporter : Bubud Sihabudin
Editor : Agus Sugiarto

Ia menambahkan, jika ada masyarakat yang menemukan atau meragukan keaslian uang rupiah, langkah pertama adalah menolak menerima uang tersebut.

BACA JUGA:Deal, Andi Gani Bangun Dua Rumah Baru untuk Warga Kuningan yang Tinggal di Hunian Tak Layak

BACA JUGA:Kopi dan Rangginang Harus Jadi Unggulan Kuningan, Ini Saran Anggota Dewan

Jika terlanjur diterima, sebaiknya segera dibawa ke bank terdekat untuk diperiksa.

“Namun perlu ditegaskan, sesuai aturan, uang palsu tidak dapat diganti. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci,” kata Himawan.

Dalam kesempatan itu, Himawan juga menjelaskan bahwa uang palsu hasil sitaan akan diteliti lebih lanjut di laboratorium BI Cirebon untuk memastikan detail ciri-cirinya.

Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasi sekaligus edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA:Pengurus PKS Kuningan Banyak Diisi Wajah Baru

BACA JUGA:Ikatan Istri Anggota Dewan Kuningan Bagi-bagi Sembako

“Fitur keamanan rupiah masih sangat kuat dan belum bisa ditiru. Jadi tetaplah optimis, namun jangan lengah. Satu lembar uang palsu yang beredar saja bisa merugikan masyarakat kecil. Itu yang harus kita cegah bersama-sama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Perwakilan BI Cirebon juga aktif mengedukasi masyarakat melalui akun medsosnya.

Seperti gerakan mengenal uang asli dengan 3D, Dilihat, Diraba dan Diterawang, lengkap dengan edukasi ciri  maupun tanda khusus Rupiah Asli. (Bubud Sihabudin)

Kategori :