"Penggunaan yang tidak bijak dapat berdampak buruk terutama bagi anak-anak dan remaja," jelasnya.
Ditambahkannya, banyak anak-anak dan remaja yang menggunakan media sosial tanpa edukasi cukup tentang bahaya konten tidak pantas.
"Ini dapat berdampak buruk pada perkembangan mereka, baik secara fisik, mental, maupun emosional," bebernya.
Demi mencegah dampak buruk tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat khususnya orang tua, untuk lebih proaktif dalam mengedukasi dan mengawasi anak-anak.
BACA JUGA:Utang Petani Indramayu Rp1,4 Triliun Ternyata Lebih Baik dari Karawang dan Subang
BACA JUGA:Di Majalengka, Harga Daging Ayam Tembus Rp47 Ribu
Kemudian, pengguna media sosial bisa memanfaatkan fitur pengaman untuk membatasi akses ke konten berbau asusila.
Selain itu, orang tua harus memantau aktivitas online anak-anak guna memastikan mereka tidak terpapar konten tersebut.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap video asusila yang beredar tersebut.