Hujan Es Diserta Angin Kencang dan Petir Landa Wilayah Kuningan

Senin 29-09-2025,17:03 WIB
Reporter : Andre Mahardika
Editor : Asep Kurnia

Proses Terjadinya Hujan Es:

Kondisi Awal: 

Hujan es membutuhkan kondisi kelembapan udara yang tinggi dan suhu panas di permukaan, yang kemudian memicu penguapan air dan pertumbuhan awan cumulonimbus. 

Pembentukan Awan Cumulonimbus: 

Awan-awan kecil di dekat permukaan akan berkumpul membentuk awan cumulonimbus yang tebal, menjulang tinggi, dan gelap. 

Perjalanan Udara Dingin: 

Arus udara naik (updraft) yang kuat membawa tetesan air dan butiran es ke bagian atas awan yang suhunya sangat dingin. 

Pembesaran Butiran Es: 

Di ketinggian yang sangat dingin, tetesan air membeku dan menempel pada butiran es, membentuk bola-bola es. 

Pengulangan Siklus: 

Proses naik dan turun ini berulang, memungkinkan butiran es terus bertambah besar dan berat. 

Jatuhnya Bola Es: 

Saat butiran es sudah terlalu berat untuk ditahan oleh arus udara naik, gravitasi akan menariknya turun ke permukaan bumi sebagai hujan es. 

Kategori :