Sebelumnya, hujan lebat disertai petir yang mengguyur wilayah Desa Citapen, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
Dalam kejadian tersebut, satu orang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.
BACA JUGA:Peluang Kursi Pelatih Timnas Indonesia Disorot Publik, Bojan Hodak: Keputusan Ada di PSSI
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi saat malam hari.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berlangsung sejak sore hari.
Salah satu sambaran petir menghantam bagian atas rumah warga hingga menyebabkan dinding dan atap roboh.
"Dari hasil kaji cepat, terdapat dua rumah yang terdampak sambaran petir," kata Indra Bayu Permana, Kamis 13 November 2025.
Dijelasan Indra, kedua rumah warga yang mengalami sambaran petir, merupakan tempat tinggal milik Roni (60) dan Roheli (55).
BACA JUGA:Persib Bandung Bidik Dua Pemain Timnas Indonesia Demi Perkuat Lini Tengah BRI Super League?
Kondisi Rumah Roni, mengalami kerusakan paling parah. Bagian atap dan dinding atas rusak.
Sedangkan rumah milik Roheli, mengalami kerusakan bagian genting dan plafon akibat tertimpa material dinding yang ambruk.
Selain kerusakan material, satu orang warga bernama Dela (20) mengalami luka ringan berupa memar dan lecet karena tertimpa reruntuhan genting saat berusaha menyelamatkan diri.
"Korban sudah mendapatkan perawatan dan kondisinya kini stabil,” terangnya.
Ia menuturkan, BPBD Kuningan bersama aparat desa, TNI, Polri, dan masyarakat setempat segera melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Tim Assessment BPBD Kuningan telah diterjunkan untuk melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak.
"Kami juga membantu masyarakat membersihkan material bangunan yang ambruk dan melakukan perbaikan seadanya agar rumah kembali bisa dihuni sementara waktu,” ujarnya.