Berhadiah Umrah: Sepuluh Ribu Guru Kuningan Meriahkan Jalan Sehat HUT PGRI

Senin 24-11-2025,12:10 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

Surya enyebut bahwa penggunaan kaos seragam oleh seluruh peserta bukan sekadar atribut acara, melainkan simbol kesetaraan dan solidaritas antarpendidik.

BACA JUGA:Ramah Lingkungan dan Tampilan Kece! Yuk Intip Spesifikasi Motor Listrik Sprinto yang Dibandrol Murah Ini

BACA JUGA:Ratusan Miliar Dialokasikan untuk Sekolah, Toto Suharto Ajak Warga Kuningan untuk Ikut Mengawasi

“Hari ini tidak ada pembeda antara guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Kita adalah satu profesi yang memperjuangkan martabat dan profesionalitas,” jelasnya.

Surya juga menjabarkan rangkaian kegiatan HGN 2025 yang berlangsung selama beberapa pekan, termasuk Upacara HGN di SMA Negeri 1 Luragung (25 November), Porseni tingkat nasional di UPI Bandung (26–28 November).

Pemberangkatan 35 bus guru menuju Mahaka Square Jakarta, puncak HGN Nasional (29 November). Seminar guru (1 Desember) dan Pelatihan guru BK/BP (13 Desember).

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ida Suprida, S.Pd., M.M., menegaskan komitmen organisasi untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

BACA JUGA:Kartu Merah Bikin Beckham Putra Drop, Reaksi Bojan Hodak Justru Mengejutkan

BACA JUGA:Jan Riekerink Bongkar Masalah Besar Dewa United Usai Tumbang dari Persib Bandung

Acara besar seperti Jalan Sehat dinilainya menjadi sarana efektif mempererat silaturahmi setelah beberapa tahun kegiatan massal terhenti akibat pandemi.

Ida juga memperkenalkan Program SIMBA (Simpanan Baitullah), yaitu skema tabungan khusus bagi guru yang ingin mempersiapkan ibadah haji atau umrah. Program ini didukung beberapa mitra, termasuk Bank BJB dan PT Sinaya.

Acara berlangsung penuh antusiasme, diperkaya dengan penampilan yel-yel antar sekolah, dukungan sponsor, hingga pembagian berbagai doorprize, termasuk sepeda motor sebagai hadiah utama tambahan selain paket umrah.

Seruan lantang “Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas! Yes!” menggema di akhir acara, menjadi penanda kuatnya semangat kolektif para pendidik Kuningan dalam memperjuangkan masa depan pendidikan.

Kategori :