Dosen UM Kuningan: Jurang Sektor Keuangan dan Ekonomi Riil Makin Lebar

Sabtu 27-12-2025,13:55 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

Instrumen keuangan syariah seperti mudharabah, musyarakah, dan sukuk berbasis aset riil memastikan sektor keuangan tumbuh sejalan dengan sektor riil.

Dirinya juga memperkenalkan konsep moral-economic equilibrium, yakni keseimbangan antara efisiensi ekonomi dan nilai moral. 

Dalam kerangka ini, pasar keuangan tidak hanya dinilai dari kecepatan dan likuiditas, tetapi juga dari keadilan distribusi serta stabilitas jangka panjang.

"Efisiensi dan keadilan bukan tujuan yang saling meniadakan. Pasar yang adil justru lebih stabil dan berkelanjutan,” tegasnya.

BACA JUGA:Lewat Branding Digital, Mahasiswa Poltek SCI Dorong UMKM Teh Gambung Desa Payung Naik Kelas

BACA JUGA:UMK Kuningan Tahun 2026 Naik Rp120 Ribu, Tempati Peringkat Ke-21 di Jawa Barat

Ia menambahkan, konsep tersebut sangat relevan bagi Indonesia yang tengah memperkuat ekosistem keuangan syariah.

Tantangan terbesarnya bukan sekadar memperluas pangsa pasar, melainkan memastikan arah dan substansi sistemnya tetap berlandaskan nilai keadilan.

"Pasar keuangan harus kembali diposisikan sebagai alat untuk mendorong produksi, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas kesejahteraan. Tanpa nilai moral, efisiensi hanya akan melahirkan sistem yang rapuh,” jelasnya. 

Kategori :