"Targetnya, jika tidak ada kendala, jembatan yang menjadi akses vital bagi tiga desa ini sudah bisa dilalui kembali sebelum Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rehabilitasi dan rekonstruksi Jembatan Cijemit akan dibiayai melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).
Karena menurut Bupati Dian, kerusakan jembatan tersebut masuk dalam kategori force majeure atau akibat bencana.
Seluruh langkah penanganan telah dimatangkan bersama Sekda Uu Kusmana, Kepala BPKAD Deden Kurniawan, Kepala Pelaksana BPBD Indra Bayu Permana, serta jajaran teknis terkait, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) I Putu Bagiasna.
BACA JUGA:Nama Surya Bersinar di Mutasi Eselon III Pemkab Kuningan, Geser Rizal Arif Gunawan
BACA JUGA:Dituntut Mundur, Kuwu Cihideung Hilir Tidak Otomatis Lengser, Ini Kata Camat Cidahu
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Dian juga berdialog dengan tokoh masyarakat setempat di balai desa.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat semangat gotong royong selama proses pembangunan jembatan berlangsung.
Di akhir peninjauan, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek, Koramil, camat, dan aparat desa yang sigap menjaga keamanan serta membantu kelancaran arus lalu lintas selama masa darurat.
Bupati Dian optimistis, dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak, rehabilitasi Jembatan Cijemit dapat segera diselesaikan sehingga akses transportasi dan aktivitas masyarakat di Kecamatan Ciniru kembali normal.