KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Dalam beberapa terakhir ini, wilayah Kabupaten Kuningan dilanda angin kencang yang bersamaan dengan turun hujan.
Seperti yang terjadi pada Jumat 23 Januari 2026 hingga Sabtu 24 Januari 2026, wilayah Kuningan dilanda hujan dengan intensitas sedang dan angin kencang.
Akibatnya, sejumlah titik desa melaporkan adanya kejadian pohon tumbang akibat terjangan angin kencang tersebut.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) U Kusmana MSi, memerintahkan setiap camat untuk melakukan mitigasi bencana.
Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
BACA JUGA:Baru Selesai Dibangun, Rumah Pulung Rusak Tertimpa Pohon
Tindakan ini dilakukan sebelum bencana terjadi untuk meminimalisir korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan kerugian ekonomi.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan kebencanaan akibat angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan.
Pohon tumbang yang terjadi akibat angin kencang di Kabupaten Kuningan, banyak menimpa rumah warga dan memicu kerusakan cukup serius.
Selain itu, sejumlah atap rumah dilaporkan rusak akibat terjangan angin yang disertai hujan.
Peristiwa tersebut tercatat terjadi di sejumlah desa dan kelurahan di antaranya Garawangi, Pagundan, Kasturi, Ciloa, Gandasoli, Babakanreuma, Kedungarum, Manis Kidul, serta beberapa wilayah lainnya.
BACA JUGA:Program PJU di Kabupaten Kuningan Diklaim Hasil Perjuangan Golkar?
BACA JUGA:Polisi Gencar Lakukan Patroli Malam di Kabupaten Cirebon
Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, hingga aparat kecamatan dan desa langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat.