Klinik Kesehatan Buka di Desa Karangkamulyan, Bupati Kuningan Pesan 3 Hal

Senin 16-02-2026,11:20 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Klinik kesehatan baru, secara resmi beroperasi di Dusun Cilembu RT 08 RW 02, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Minggu 15 Februari 2026.

Kehadiran fasilitas kesehatan milik swasta yang jauh dari pusat kota ini, bakal mempermudah masyarakat desa dalam memperoleh pelayanan medis.

Fasilitas kesehatan tersebut bernama Klinik Pratama Karang Medika, operasional diresmikan langsung Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi.

Peresmian berlangsung sederhana dan khidmat, dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para kepala desa se-Kecamatan Ciawigebang, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas kesehatan baru tersebut. 

BACA JUGA:Yamaha YZF-R3/R25 Produksi Yamaha Indonesia, Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang

BACA JUGA:Yamaha ‘School of Skena’: Dekatkan Fazzio Hybrid dengan Generasi Muda Sukabumi

Bupati Kuningan menekankan tiga hal kepada pengelola klinik, yakni kemudahan akses layanan tanpa birokrasi berbelit, pelayanan profesional berbasis kompetensi medis, serta pendekatan humanis melalui sikap ramah dan empati kepada pasien.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan agar pelayanan berjalan terpadu dan saling mendukung.

Bupati Dian menilai, keberadaan klinik menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas. Tanpa kondisi fisik yang baik, masyarakat tidak dapat bekerja dan berkontribusi secara optimal. 

Karena itu, sinergi berbagai pihak dinilai penting, mengingat pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dalam memenuhi seluruh kebutuhan layanan kesehatan.

BACA JUGA:INNALILLAHI, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Cilimus

BACA JUGA:HPN 2026, Bupati Dian: Pembangunan Butuh Transparansi dan Pers yang Konstruktif

Ia mengingatkan bahwa kecanggihan alat dan kemegahan gedung tidak akan berarti tanpa sentuhan empati.

Kategori :