6,5 Ton Per Hari, Pasokan Bahan Pangan Dalam Gerakan Pasar Murah

Kamis 26-02-2026,10:09 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Bahan pangan kebutuhan pokok yang dipasok Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan dalam gerakan pasar murah, didatangkan dalam jumlah tidak sedikit.

Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan 2026 bertajuk Dirahmati (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi), digelar di beberapa titik.

Lewat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, total pasokan kebutuhan pokok dalam gelaran tersebut mencapai 100 ton, atau 6,5 ton per hari.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah MSi saat menggelar Gerakan Pangan Murah Spesial Ramadan 2026 di Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Senin 23 Februari 2026.

Dijelaskan Wahyu, GPM Spesial Ramadan 2026 Dirahmati, merupakan langkah strategis Pemkab Kuningan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan suci. 

BACA JUGA:Bolos Saat KBM, Motor Bising Disita: Aksi Tegas Polsek Pancalang

BACA JUGA:Jadwal Pasar Murah Edisi Keempat di Desa Babakanreuma, SIAP-SIAP!

Kegiatan yang berlangsung di Desa Seda itu, menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah secara terencana dan terukur.

Dr Wahyu Hidayah MSi yang hadir mewakili Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, menyampaikan bahwa stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam perekonomian.

Menurut Wahyu, menjaga keseimbangan ekonomi rumah tangga, terutama saat permintaan meningkat di bulan Ramadan, bisa teratasi lewat gerakan pasar murah yang digelar Pemkab Kuningan ini.

Menurutnya, GPM Dirahmati tidak sekadar agenda musiman, melainkan instrumen intervensi yang disiapkan berdasarkan pemetaan distribusi dan potensi kenaikan harga di tingkat lokal. 

Tahun ini, program dilaksanakan di 15 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan dengan total pasokan lebih dari 100 ton bahan pangan pokok atau rata-rata 6,5 ton per hari.

BACA JUGA:Gandeng PLN, H Rokhmat Ardiyan Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Kuningan

BACA JUGA:Perbaikan Jembatan Cijemit Tuntas Sebelum Lebaran?

“Intervensi harus dilakukan lebih awal agar gejolak harga dapat dikendalikan. Pemerintah hadir untuk memastikan pasokan cukup dan harga tetap stabil,” ujarnya.

Kategori :