Sekda didampingi sejumlah kepala dinas dan pimpinan lembaga, termasuk BAZNAS dan BNNK.
BACA JUGA:Run The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
BACA JUGA:Baru Usai Touring Indonesia-Mekkah, Om Daeng Kembali Touring Ribuan Kilometer Jelajah Sulawesi
Tak hanya jajaran eksekutif, unsur Forkopimda juga terlibat. Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, memimpin tim di Masjid Nurul Iman, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi.
Dandim 0615 Kuningan akan memimpin Tim V melakukan Safari Ramadan di Masjid Jami Al Hikmah, Desa dan Kecamatan Cimahi pada Selasa, 3 Maret 2026.
Di hari yang sama serentak dengan pimpinan daerah, Kapolres Kuningan mendapat jadwal Safari Ramadan di Masjid At Taqwa, Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung.
"Pak Kapolres akan didampingi Kepala BPN, Inspektur Daerah, Kepala Disdikbud, Kepala Diskopdagperin, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Diskanak, Direktur Bank Kuningan, Ketua DMI, Ketua BKPRMI dan Ketua FKDT Kuningan," ujarnya.
BACA JUGA:Tamparan Bagi Pemerintah Daerah, Warga Karangkancana Patungan Perbaiki Jalan Rusak
BACA JUGA:TEGAS! PDIP Kuningan Larang Kader Terlibat Proyek MBG
Tak ketinggalan, Tim VII yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan juga melakukan Safari Ramadan di Masjid Humatul Aliyah, Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum di hari yang sama.
Terakhir Ketua PN Kuningan yang memimpin Tim VIII akan Safari Ramadan di lokasi yang cukup jauh dari pusat kota Kuningan yakni di Masjid Jami Atusholihin, Desa Jalatrang, Kecamatan Cilebak.
Emup menambahkan, pembagian delapan tim ini dimaksudkan agar pelaksanaan Safari Ramadan lebih efektif dan menjangkau wilayah hingga pelosok. Setiap kecamatan telah menetapkan masjid jami dan desa sebagai lokasi kegiatan.
Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana ibadah. (*)