Upaya ini turut dibantu aparat kepolisian, perangkat desa, dan warga setempat.
BACA JUGA:Misi Mulia PMI Kuningan: Dari Safari Donor Darah hingga Siaga Mudik Lebaran
BACA JUGA:Yamaha Members Ride Connection, Wujud Apresiasi Yamaha Terhadap Para Pelanggan Setianya
Rumah berukuran 6 x 12 meter itu hangus total tanpa sisa. Seluruh isi rumah ikut terbakar, mulai dari gabah, perabotan, hingga barang elektronik seperti televisi, kulkas, dan mesin cuci.
Menurut Andri, tak hanya itu, dokumen penting milik korban seperti KTP, KK, dan ijazah juga ikut musnah.
Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp128 juta. Saat ini, korban bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.
"Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Lokasi kejadian yang berada di gang sempit membuat kendaraan pemadam tidak bisa menjangkau titik api secara maksimal," katanya.
BACA JUGA:Arus Mudik Kuningan 2026 Melonjak, 27 Ribu Kendaraan Masuk dalam Sehari
BACA JUGA:“Kado Ramadan” dari Kampus: PBI Uniku Sabet Akreditasi Tertinggi
Selain itu, kondisi permukiman yang padat sempat memicu kekhawatiran api akan merembet ke rumah lain. Beruntung, hal tersebut berhasil dicegah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi korban dan warga sekitar.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi kebakaran, terutama dari aktivitas memasak dan penggunaan api di dalam rumah.
Andri mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan aktivitas memasak dalam skala besar.
BACA JUGA:Arus Mudik Naik, Harga Ikut Ngegas: Bupati Kuningan Turun Tangan
BACA JUGA:Bulan Ramadhan Jadi Lebih Fun Bersama Mio Ride The Hype
Beberapa langkah pencegahan yang perlu diperhatikan. Antara lain pastikan kompor atau tungku benar-benar padam sebelum ditinggalkan hindari memasak dalam kondisi lelah atau mengantuk.