Tol Tembus Ciremai, Kuningan Siap Jadi Poros Baru Jawa Barat

Kamis 26-03-2026,10:32 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

Meski belum memasuki tahap konstruksi, pemerintah telah menyiapkan target waktu pembangunan dalam dua skenario, yakni antara tahun 2028 hingga 2030, atau mundur ke rentang 2030 hingga 2035.

Proses lanjutan seperti studi kelayakan dan pembebasan lahan akan menjadi penentu utama dimulainya pembangunan fisik.

Keberadaan tol ini diyakini akan membawa dampak signifikan bagi Kuningan, terutama dalam meningkatkan arus barang dan mobilitas masyarakat.

Selain itu, akses menuju kawasan wisata unggulan di sekitar Gunung Ciremai diperkirakan akan semakin mudah dijangkau wisatawan, sehingga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

BACA JUGA:Reuni Smanecis ’87, Dari Pelukan Haru hingga Rencana Aksi Sosial

BACA JUGA:Yamaha Youth Community (Y2C) Bandung Perkuat Kebersamaan Lewat Iftar Member & CSR Berbagi Takjil

"Tol ini akan mempercepat konektivitas Cipali dan Getaci, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," kata Dian.

Di sisi lain, Pemkab Kuningan juga mendorong pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kuningan dengan sejumlah kota besar seperti Cirebon, Bandung, dan Tasikmalaya.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, S.H, yang merupakan putra daerah Kuningan.

Meski demikian, realisasi jalur kereta masih menjadi harapan jangka panjang. Pemerintah daerah menilai keberadaan transportasi berbasis rel akan memberikan dampak besar terhadap konektivitas dan perkembangan wilayah.

"Kalau jalur kereta bisa terwujud, tentu dampaknya luar biasa. Namun yang pasti, pembangunan tol ini lebih dulu memiliki peluang besar untuk terealisasi,” ujarnya.

Dengan berbagai rencana tersebut, Kuningan diproyeksikan akan menjadi salah satu simpul pertumbuhan baru di Jawa Barat dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Kategori :