Dari sana, jalur rel direncanakan mengikuti kawasan timur Jalan Lingkar Timur (Jalintim) hingga berakhir di Terminal Kertawangunan.
BACA JUGA:Neraka Arus Balik! Kuningan-Cirebon Lumpuh, 3 Jam Tak Bergerak
BACA JUGA:Reuni 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan: Bangunan Boleh Hilang, Kenangan Tetap Hidup
Tak berhenti di Kuningan, jaringan ini juga diproyeksikan tersambung ke wilayah Palimanan hingga Kertajati di Kabupaten Majalengka, membuka peluang konektivitas yang lebih luas di kawasan timur Jawa Barat.
Meski perencanaannya cukup matang, hingga kini proyek kereta api tersebut belum terealisasi. Sejumlah faktor seperti prioritas pembangunan dan kesiapan anggaran menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Namun demikian, rencana ini menjadi bukti bahwa Kuningan pernah masuk dalam peta besar pengembangan transportasi massal berbasis rel di Jawa Barat.
Meski kajian sudah dilakukan cukup mendalam, hingga kini proyek jaringan kereta api ke Kuningan belum masuk tahap pembangunan.
BACA JUGA:Reuni Smanecis ’87, Dari Pelukan Haru hingga Rencana Aksi Sosial
BACA JUGA:Yamaha Youth Community (Y2C) Bandung Perkuat Kebersamaan Lewat Iftar Member & CSR Berbagi Takjil
Faktor anggaran, prioritas pembangunan, serta kesiapan infrastruktur menjadi beberapa tantangan utama.
Jika suatu saat direalisasikan, kehadiran kereta api diyakini akan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi, mobilitas masyarakat, hingga sektor pariwisata di Kuningan. (*)