“Semua proses harus berjalan transparan, adil, dan bebas dari intervensi yang tidak profesional,” tegasnya.
BACA JUGA:Akui Ada Tagihan, Sekda Kuningan: Hanya Rp3,2 Miliar dari LHP BPK, Bukan Rp8,6 Miliar
BACA JUGA:Sekda Kuningan Penuhi Panggilan DPRD, Bahas Temuan LHP BPK
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ida Suprida, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan.
Pria berkumis tebal itu menegaskan bahwa PGRI siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru.
Ia juga menyampaikan harapan agar guru berstatus ASN PPPK mendapatkan kepastian jenjang karier yang lebih jelas di masa mendatang.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Kuningan, serta jajaran pengurus PGRI se-Kabupaten Kuningan. (*)