Mantan Camat Subang itu menjelaskan, longsor dipicu oleh hujan yang turun terus-menerus dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:Lebih Dari Kalcer, Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
BACA JUGA:Menuju Kursi Empuk Komisaris: Tiga Nama Bertarung di BPR Kuningan
Selain itu, kondisi tembok penahan tanah di sejumlah titik sudah mulai rapuh sehingga tidak mampu menahan tekanan tanah.
Tim dari BPBD Kuningan bersama aparat desa, personel TNI dan Polri telah diterjunkan untuk melakukan penanganan awal di lokasi terdampak.
Petugas melakukan asesmen kerusakan sekaligus membantu warga membersihkan material longsoran. Sejumlah bagian bangunan yang rusak juga terpaksa dibongkar demi menghindari risiko lanjutan.
Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi bencana antara lain material bangunan untuk memperbaiki TPT yang runtuh serta dapur rumah warga yang rusak.
BACA JUGA:Bidik Kemenangan di ARRC Sepang, Yamaha Racing Indonesia Siap Tampil Maksimal
BACA JUGA:Kuningan Ngebut Swasembada Beras, Penyuluh ‘Absen’ Kena Tegur
Untuk penanganan tiang listrik yang miring di Desa Subang, pemerintah desa dan kecamatan telah berkoordinasi dengan pihak PLN agar segera dilakukan perbaikan.
BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan potensi longsor.
“Langkah penanganan lanjutan akan terus kami koordinasikan dengan pemerintah desa dan instansi terkait,” pungkasnya.(*)