Perbaikan Jalan Garatengah-Japara Diproyeksikan 2027
Fajar menyebut perbaikan Jalan Garatengah-Japara kemungkinan besar belum dapat dilaksanakan pada 2026. Rencana penanganan tersebut diproyeksikan masuk dalam anggaran rutin APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2027.
Menurut dia, kebutuhan anggaran yang cukup besar menjadi salah satu pertimbangan. Perbaikan tidak hanya menyasar kondisi jalan, tetapi juga membutuhkan pekerjaan pendukung berupa pembangunan saluran air dan TPT.
"Kemungkinan masuk dalam rutin tahun depan. Ini agar leluasa dalam anggarannya, karena diperlukan anggaran yang besar untuk perbaikan ruas jalan Garatengah-Japara, termasuk saluran air dan TPT," kata Fajar.
Rencana survei tersebut disambut baik Kepala Desa Japara Uu Nurpadi. Ia berharap proses tersebut menjadi awal bagi penanganan ruas jalan yang melintasi wilayah desanya dengan kualitas pekerjaan yang baik.
Uu menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut. Ia mengatakan, ruas Garatengah-Japara-Karangmuncang sudah mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.
BACA JUGA:28 Siswa SMPN 2 Ciwaru Pusing dan Mual, Diduga Keracunan
BACA JUGA:Warek III Uniku Jadi Keynote Speaker Konferensi Internasional di Malaysia
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Jawa Barat yang akan memperbaiki ruas jalan ini. Apalagi ruas jalan Garatengah -Japara -Karangmuncang kondisinya sudah rusak berat dan memerlukan anggaran yang tidak sedikit untuk perbaikannya," sebut Uu.
Kades Japara Apresiasi Perjuangan Toto Suharto
Uu juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Jawa Barat Toto Suharto yang disebut telah mengusulkan perbaikan ruas Jalan Garatengah-Japara kepada Gubernur Jawa Barat.
Menurut Uu, dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Japara dan sekitarnya terus diberikan. Ia berharap perhatian tersebut dapat mendorong perbaikan infrastruktur yang selama ini dibutuhkan masyarakat.
"Alhamdulillah, Pak Toto terus memberikan support dan berjuang agar Pemprov mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi di wilayah Japara dan sekitarnya," tutup Uu.
Survei Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat pada Selasa 15 September 2026 menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan penanganan Jalan Garatengah-Japara-Karangmuncang.
Hasil pengukuran selanjutnya akan diserahkan kepada atasan untuk ditindaklanjuti, dengan peluang masuk anggaran rutin APBD Provinsi Jawa Barat 2027. (*)