Terminal Wisata Paniis Kuningan Difungsikan, Jadi Titik Transit Bus Wisata

Sabtu 03-10-2026,14:05 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Terminal Wisata Paniis di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, mulai diarahkan untuk kembali difungsikan sebagai titik pengaturan transportasi wisata. Rencana itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan, H. Mochamad Nurdijanto, SH., M.Si., seusai menghadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kecamatan Pasawahan sekaligus launching Terminal Wisata Paniis, Sabtu (3/10/2026).

Terminal Wisata Paniis akan disiapkan sebagai tempat pemberhentian bus wisata sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi menggunakan kendaraan yang lebih kecil. Pola ini disiapkan untuk menyesuaikan ukuran kendaraan dengan kondisi dan kapasitas jalan menuju objek wisata.

Nurdijanto menjelaskan, bus wisata nantinya diarahkan untuk parkir di Subterminal Paniis. Setelah itu, wisatawan dapat berganti kendaraan untuk menuju lokasi wisata yang menjadi tujuan.

“Jadi parkir di Subterminal Paniis. Nanti untuk ke tempat-tempat wisata yang dituju menggunakan mobil kecil,” ujar Nurdijanto.

BACA JUGA:Dana Desa Babakanjati Terbatas, DPRD Jabar Siap Kawal Aspirasi

BACA JUGA:Terminal Wisata Paniis Diresmikan, Rosalina Deviyanti: Destinasi Wisata Kini Mudah Diakses

Menurut Nurdijanto, pengalihan tersebut berkaitan dengan kapasitas jalan menuju sejumlah kawasan wisata. Kendaraan bus dengan tonase besar tidak seluruhnya dapat menyesuaikan kondisi akses menuju objek wisata.

“Supaya tonase kendaraan juga disesuaikan. Kalau bus masuk ke tempat wisata, kadang tidak sesuai dengan tonase jalan yang ada,” jelasnya.

Kuliner Akan Dikembangkan di Kawasan Terminal

Optimalisasi Terminal Wisata Paniis tidak hanya berkaitan dengan pengaturan pergerakan kendaraan. Dishub juga melihat potensi terminal tersebut untuk dikembangkan menjadi salah satu pusat aktivitas pendukung pariwisata.

Salah satunya dengan mengarahkan fasilitas kuliner agar dapat terkonsentrasi di kawasan Terminal Wisata Paniis. Dengan konsep itu, wisatawan yang datang menggunakan bus dapat berhenti di terminal sebelum meneruskan perjalanan menggunakan kendaraan kecil.

BACA JUGA:Kuliah Umum di Uniku, Kapolres Kuningan Tekankan Keamanan

BACA JUGA:CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Panaskan Adu Gengsi Modifikasi, Performa, dan Teknologi MAXi

“Kalau memang difasilitasi, nanti tempat-tempat kuliner bisa terkumpul di Paniis. Bus berhenti di Terminal Paniis, kemudian menuju objek wisata menggunakan mobil-mobil kecil,” katanya.

Konsep tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun pola transportasi wisata yang lebih teratur. Terminal menjadi titik transit, sedangkan kendaraan berukuran lebih kecil digunakan untuk menjangkau lokasi wisata yang memiliki akses jalan dengan keterbatasan kapasitas kendaraan.

Kategori :