JLTS Kuningan Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026, Anggaran Rp193 Miliar

Sabtu 31-10-2026,10:55 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

BACA JUGA: Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Target pengembangan berikutnya diharapkan mampu menghubungkan kawasan Cikopo hingga wilayah Wilo Haji.

Dian berharap keseluruhan pembangunan JLTS bisa diselesaikan dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan melalui komunikasi dan lobi berkelanjutan dengan pemerintah pusat.

Anggaran JLTS Kuningan Rp193 Miliar, Panjang Hampir 4 Kilometer

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, I Putu Bagiasna, juga menyampaikan perkembangan positif proyek tersebut.

Menurut Putu, pembangunan JLTS sudah hampir memasuki tahapan proses lelang di Kementerian PUPR RI. Proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp193 miliar dengan panjang ruas jalan hampir 4 kilometer.

Selain pembangunan badan jalan, proyek tersebut juga mencakup konstruksi jembatan dengan bentang cukup panjang di atas Sungai Cisanggarung.

"Segera proses lelang di pusat (Kementrian PUPR). Nilai anggaran untuk pembangunan JLTS sebesar Rp193 miliar, dengan panjang ruas jalan hampur 4 kilometer. Pembangunan jalan ini dilengkapi jembatan yang cukup panjang di atas Sungai Cisanggarung. Semoga semuanya berjalan lancar," ungkap Putu.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur penghubung kawasan Kuningan Selatan.

JLTS Berpotensi Membuka Kawasan Ekonomi dan Wisata Baru

Bupati Dian menilai keberadaan JLTS akan memberikan dampak terhadap perkembangan wilayah, khususnya kawasan Kuningan Selatan yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas.

Dengan tersedianya jalur baru, mobilitas masyarakat diharapkan semakin mudah. Konektivitas antarkawasan juga dapat meningkat sehingga membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat aktivitas ekonomi baru.

“Kalau ini terwujud, kawasan Kuningan Selatan akan semakin terbuka. Aktivitas ekonomi tumbuh, mobilitas masyarakat lebih mudah, dan akses antarwilayah semakin lancar,” katanya.

Dian juga melihat JLTS memiliki potensi sebagai daya tarik wisata baru. Rencana konstruksi empat lajur yang melintasi kawasan perbukitan serta dilengkapi sejumlah jembatan panjang dinilai dapat menghadirkan panorama alam yang menarik.

“Jalannya akan sangat indah, melewati perbukitan dan dilengkapi jembatan panjang. Bahkan, bukan tidak mungkin menjadi destinasi wisata baru yang tidak kalah menarik dari jalur yang sudah ada,” ujarnya.

Pemkab Kuningan berharap pembangunan JLTS dapat menjadi pengungkit pemerataan pembangunan. Selain memperkuat jaringan transportasi, proyek tersebut diharapkan mendorong munculnya pusat pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan potensi kawasan Kuningan Selatan.

Kategori :