SMK Pertiwi Kuningan Gelar Sertifikasi Google For Education

SMK Pertiwi Kuningan Gelar Sertifikasi Google For Education

Petinggi Google Indonesia, pihak Axio, Disdik Jabar, Bupati Kuningan serta Kepala SMK Pertiwi Kuningan, foto bersama usai pembukaan kegiatan Sertifikasi Google Educator di SMK Pertiwi, kemarin.-Mumuh-

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak google dan axioo Indonesia yang telah hadir dan memberikan support yang maksimal bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kuningan ini,” sambungnya.

BACA JUGA:Menko Airlangga: JBIC Jadikan Indonesia Prioritas Utama Sektor Kesehatan dan Pangan

Sementara itu, Kepala SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto SE MSi, mengapresiasi terhadap Dunia Industri yang selalu mendukung SMK di Seluruh Indonesia, khususnya SMK Pertiwi Kuningan, serta mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Kuningan yang selalu mendukung SMK Pertiwi Kuningan dan Dunia Pendidikan di Kabupaten Kuningan.

BACA JUGA:Ditinggal Pemiliki Bertamu, Sedan Nyemplung Sendiri ke Parit

“SMK Pertiwi Kuningan bekerja sama dengan Axioo Education menggandeng Google for Education Program mengadakan kegiatan Sertifikasi Google Education Level 1 dan Pelatihan Teknisi ChromeBook. Sebanyak 100 SMK dari seluruh Wilayah Indonesia mengikuti Sertifikasi Google For Education,” kata Dea dalam laporannya.

BACA JUGA:Hj Heni Terpilih jadi Direktur PDAU Kuningan, Target Kembangkan Wisata dan Ekspansi ke Bisnis Lain

Ikut menambahkan, Sales Manager Google for Education Indonesia Tiffany Santosa. Ia menjelaskan, Sertifikasi Google Education Level 1 digelar untuk meningkatkan skill kualitas pendidikan dengan berbagai alat Google Workspace for Education yang simpel, fleksibel dan aman. Para peserta diharapkan memahami Google Suite for Education serta memiliki keterampilan mengoperasikan aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalamnya untuk meningkatkan pembelajaran di kelas.

Pelatihan tersebut, membahas dan mempelajari semua fasilitas yang ada pada layanan Google / Google Suite terutama yang berhubungan dengan pendidikan. Seperti Google Drive, Google Docs, Google Sheets, Google Slides, Google Calendars, Google Meet, Google Form, Google Classroom dan Email.

“Fokus kegiatan pelatihan ini adalah agar guru mampu berkembang secara profesional, serta bekerja secara efisien dengan memanfaatkan Google Workspace untuk pembelajaran. Mengajar dengan interaktif dengan memanfaatkan Google Workspace lebih sukses dalam mengintegrasikan Google Workspace dalam pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Secara umum, lanjut Tiffany, Google For Education memiliki beberapa manfaat utama, yakni memudahkan para pengguna untuk berkolaborasi dimanapun, memudahkan komunikasi dalam berbagai format, mengatur kelas daring dengan mudah, memudahkan manajemen tugas bagi pendidik dan peserta didik, dan menyederhanakan berbagai kebutuhan administratif.

“Google Workspace For Education dapat dieksplorasi melalui Chromebook. Melalui perangkat Chromebook terbaru, kita dapat mengakses berbagai aplikasi Android, termasuk aplikasi-aplikasi populer seperti Adobe dan game berbasis cloud.

Dengan kata lain, perangkat Chromebook tidak hanya membantu mendukung produktivitas siswa-siswi, tapi juga menjadi perangkat untuk mengakses konten edukasi dan hiburan,” terang Tiffany.

“Salah satu upaya untuk mendukung pembelajaran yang tangguh, adalah memanfaatkan penerapan Google Workspace for Education bersama Chromebook. Update bagaimana kemampuan perangkat Chromebook dapat membantu siswa-siswi,” imbuhnya.

Google Workspace for Education sendiri memiliki beragam keunggulan, sehingga sangat direkomendasikan sebagai platform pembelajaran digital, salah satunya adalah kolaboratif.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: