Dua Kecamatan di Kuningan Terkena Angin Kencang dan Musibah Longsor
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banyak pohon besar tumbang. Seperti yang terjadi di Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan.-BPBD Kuningan-
Selain itu, jalan lingkungan sepanjang 5 meter dengan tinggi 8 meter juga longsor, menimpa halaman belakang rumah warga bernama Riki (27) yang dihuni satu keluarga dengan tiga jiwa, termasuk seorang balita.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun material longsoran menutup sebagian halaman rumah dan mengancam fasilitas umum di sekitarnya.
Menurutnya, pembersihan material longsoran dilakukan bersama masyarakat setempat dan aparat desa, sementara langkah rekonstruksi akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi teknis terkait.
"Kami minta masyarakat selalu waspada, rutin memantau kondisi lingkungan sekitar, dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda potensi bencana,” imbuhnya
Tidak hanya itu, hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang.
BACA JUGA:Bupati Kuningan Akui Keuangan Daerah Tidak Sehat, Ini Langkah yang Bakal Dilakukan
BACA JUGA:Polresta Cirebon Permudah Pekerja Urus SIM, Begini Caranya
Akibatnya, batang pohon menutupi sebagian badan jalan di ruas Jalan Luragung–Ciwaru hingga membahayakan keselamatan pengendara bermotor. Peristiwa tersebut sempat menghambat arus lalu lintas selama beberapa waktu.
Babinsa Desa Baok, Sertu Wawan Kurniawan mengungkapkan, bahwa hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Rabu (15/10) sore. Pohon besar yang berada di tepi jalan tumbang akibat tanah yang labil dan angin kencang.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pohon tumbang sempat menghalangi sebagian jalan sehingga kendaraan harus bergantian melintas,” ujarnya.
Mengetahui adanya laporan dari perangkat desa, Sertu Wawan bersama anggota Polsek Ciwaru, aparat desa, dan masyarakat sekitar langsung bergerak cepat mengevakuasi pohon yang menimpa bahu jalan tersebut.
Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong menggunakan alat seadanya.
BACA JUGA:Patrick Kluivert Dipecat, Ini Kata-Kata Ketua Umum PSSI
BACA JUGA:Pendaftaran Pilwu Serentak Indramayu Resmi Ditutup, Ini Nama Calon Kuwu Desa Lamarantarung
Berkat koordinasi dan kerja sama yang sigap antara TNI, Polri, dan warga, jalur tersebut akhirnya bisa kembali dilalui kendaraan beberapa saat kemudian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
