Rotasi Besar-Besaran Terjadi di Lingkungan Setda Kuningan
Pelantikan pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Mutasi besar-besaran terjadi di lingkungan Setda Kuningan.-Istimewa-Pemkab Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), mengalami perombakan besar-besaran dalam mutasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan.
Hampir seluruh posisi Kepala Bagian (Kabag) di Lingkungan Setda Kuningan, akan mengalami rotasi.
Menurut pemerhati kebijakan dan hukum Abdul Haris, hanya dua jabatan Kabag yang dipertahankan, yaitu Kabag Hukum dan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa.
Sementara itu, sejumlah posisi Kabag yang dipastikan mengalami rotasi meliputi: Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kabag Perencanaan dan Keuangan, Kabag Administrasi Pembangunan, Kabag Perekonomian dan SDA, Kabag Umum, serta Kabag Tata Pemerintahan.
Adapun jabatan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang sempat kosong akibat pejabat sebelumnya wafat, akan diisi oleh pejabat baru.
BACA JUGA:Nama Surya Bersinar di Mutasi Eselon III Pemkab Kuningan, Geser Rizal Arif Gunawan
BACA JUGA:Dituntut Mundur, Kuwu Cihideung Hilir Tidak Otomatis Lengser, Ini Kata Camat Cidahu
Tak hanya di Setda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan juga mengalami perubahan komposisi pejabat, khususnya di level Kepala Bidang (Kabid).
"Tidak semua Kabid dimutasi, sebagian tetap dipertahankan. Penggantinya berasal dari instansi lain untuk memperkaya pengalaman dan perspektif,” jelas Abdul Haris.
Perubahan jabatan juga menyentuh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, antara lain Sekretariat DPRD Kuningan, Dinas PUTR Bappenda, Bappeda, Disporapar, Disdukcapil, Inspektorat Diskopdagperin dan OPD strategis lainnya.
Mutasi kali ini juga memprioritaskan jabatan Camat. Selain karena banyak pejabat yang telah lama menjabat, sejumlah kecamatan diketahui mengalami kekosongan jabatan akibat pensiun maupun meninggal dunia.
"Masuk pula calon camat baru yang telah mengikuti Sekolah Pamong Praja, sehingga rotasi camat menjadi kebutuhan mendesak,” ungkap Haris.
BACA JUGA:Kuwu Cihideung Hilir Dituntut Lengser, Perangkat Desa Ikutan Mundur
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
