Ketika Gen Z Diajak Dialog di Gedung DPRD Kuningan, Ini yang Terjadi
Kalangan Milenial dan Generasi Z (Gen Z) ikut berpartisipasi dalam program Hari Aspirasi, yang digelar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Kuningan, Sabtu (17/1).-Istimewa-Radar Kuningan
Selain itu, para peserta lainnya juga menyoroti perlunya program-program kepemudaan yang lebih menyentuh minat generasi muda saat ini.
Mereka mengusulkan agar PKS Kuningan dan pemerintah daerah mendorong pelatihan konten kreator, digital marketing, affiliate marketing, kewirausahaan berbasis media sosial, serta pengembangan skill ekonomi kreatif lainnya yang sedang tren dan memiliki peluang besar di era digital.
Agenda Hari Aspirasi dihadiri lengkap seluruh Anggota Fraksi PKS DPRD Kuningan, yakni H Dwi Basyuni Natsir selaku Wakil Ketua DPRD Kuningan.
Hadir pula Ketua Fraksi Saipuddin, Wakil Ketua Fraksi Kang Yaya, Bendahara Fraksi Wawan Romliansah, Sekretaris Fraksi Hj Siti Mahmudah, serta anggota fraksi Hj Kokom Komariyah dan H Jajang Jana.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Kuningan Saipuddin menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan keberanian generasi muda dalam menyampaikan ide-ide konstruktif.
BACA JUGA:Digaji Rp1,5 Juta Disuruh Rawat Pohon, Solusi KDM Kepada Penambang Liar di Kawasan TNGC
BACA JUGA:SIAP-SIAP! Sat Lantas Polres Kuningan Segera Berlakukan Tilang Digital ETLE Handheld
Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan, khususnya terkait penguatan peran remaja desa, pengembangan BUMR, serta pelatihan keterampilan digital dan ekonomi kreatif, akan menjadi perhatian serius Fraksi PKS.
"Insya Allah, ide-ide dan gagasan dari anak-anak muda ini akan kami perjuangkan. Generasi muda adalah aset masa depan daerah, sehingga perlu mendapatkan ruang, dukungan, dan kebijakan yang berpihak agar mereka dapat tumbuh menjadi motor penggerak pembangunan,” ujar Saipuddin.
Melalui kegiatan ini, Fraksi PKS DPRD Kuningan berharap Hari Aspirasi tidak hanya menjadi ajang serap keluhan, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan kebijakan yang responsif terhadap dinamika generasi muda, sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan desa dan daerah secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
