Klaster Maggot PNM Mekaar, Limbah Rumah Tangga Jadi Sumber Penghasilan

Klaster Maggot PNM Mekaar, Limbah Rumah Tangga Jadi Sumber Penghasilan

Klaster Budidaya Maggot, sebanyak 30 nasabah PNM Mekaar Unit Jalaksana mendapat pelatihan mengolah limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai jual.--

Menurut Erwin, penguatan ekonomi perempuan menjadi salah satu kunci membangun ketahanan keluarga.

Melalui klaster maggot, pihaknya ingin menghadirkan usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:Lokasi-Jadwal Pasar Murah Pemkab Kuningan Selama Ramadan

BACA JUGA:Satlantas Polres Kuningan Tindak Balap Liar, Kasat Lantas: Mayoritas Pelaku Usia Remaja

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat timbulan sampah Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 24,94 juta ton per tahun dari 246 kabupaten/kota, dengan dominasi sampah organik yang belum dikelola optimal.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan limbah organik memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara tepat.

Budidaya maggot menjadi salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan di tingkat masyarakat.

Kolaborasi antara lembaga pembiayaan, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, sekaligus lingkungan di Kabupaten Kuningan. (")

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: