Kelapa Genjah Kuningan Diperluas, Kini Jadi 550 Hektare

Kelapa Genjah Kuningan Diperluas, Kini Jadi 550 Hektare

Kelapa genjah Kuningan diperluas menjadi 550 hektare dengan sekitar 60.500 tanaman untuk membuka sumber pendapatan baru dan menjadi tabungan masa depan petani.-Agus Phanter-Radar Kuningan

Berdasarkan data 2025, luas areal kelapa di Kabupaten Kuningan mencapai sekitar 4.007 hektare. Produksinya tercatat sekitar 3.588,41 ton.

Wahyu mengatakan data tersebut menunjukkan kelapa memiliki basis yang cukup kuat sebagai salah satu komoditas perkebunan rakyat di Kuningan.

Pengembangan kelapa genjah diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus nilai ekonomi komoditas kelapa.

“Kelapa merupakan salah satu potensi perkebunan rakyat yang cukup penting di Kabupaten Kuningan. Ke depan, kita ingin produktivitasnya meningkat dan nilai tambahnya semakin besar sehingga manfaat ekonomi yang diterima petani juga semakin kuat,” ujarnya.

Karena itu, program pengembangan kelapa tidak diarahkan hanya pada penanaman. Pemkab Kuningan juga mendorong penguatan kelembagaan petani, pendampingan budidaya, kemitraan usaha, pengolahan, dan pemasaran.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai nilai komoditas kelapa. Dengan begitu, petani tidak hanya berperan sebagai produsen bahan baku, tetapi juga dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari perkembangan komoditas tersebut.

Kelapa Genjah Disiapkan Menjadi Aset Produktif

Wahyu menilai tantangan setelah penanaman adalah memastikan tanaman dapat tumbuh dan terpelihara sampai memasuki masa produktif.

Karena itu, kelompok tani diminta tidak menganggap bantuan bibit dan pupuk sebagai akhir dari program. Bantuan tersebut harus menjadi awal untuk membangun aset produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

“Saya hanya titip, setelah ditanam harus benar-benar dipelihara dan dirawat. Jangan sampai kita kuat di penanaman, tetapi lemah di pemeliharaan. Tanaman ini membutuhkan waktu untuk menghasilkan. Karena itu, kelapa genjah harus kita jaga bersama karena ini adalah tabungan masa depan petani,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: