Mantap! Bupati Kuningan Ancam Tutup Dapur SPPG Bermasalah
Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar langsung meninjau kondisi para siswa yang mendapat penanganan medis di Puskesmas Ciwaru. (Istimewa)--
BACA JUGA:Uniku Bawa Pesan Bersih dan Jujur di Karnaval Budaya Kuningan
BACA JUGA:AGN Terima Penghargaan Tokoh Pinunjul Kuningan, Ini Kontribusinya
“Yang ditangani di puskesmas hanya 15 siswa. Yang lainnya setelah diobati di sekolah bisa pulang. Semuanya sudah mendingan,” ujar Rusmiadi.
Para siswa yang masih berada di Puskesmas Ciwaru menjalani observasi dan pemantauan. Kondisi mereka dilaporkan terus membaik.
Penanganan medis dilakukan untuk memastikan kondisi para pelajar tetap terpantau setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan.
Menunggu Hasil Pemeriksaan Sampel Makanan
Meski keluhan kesehatan terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan MBG, pemerintah belum menetapkan makanan tersebut sebagai penyebabnya.
BACA JUGA:Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh-Jakmania Hindari Konvoi
BACA JUGA:Kelapa Genjah Kuningan Diperluas, Kini Jadi 550 Hektare
Sampel makanan telah diambil untuk menjalani pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan itu akan menjadi salah satu dasar untuk mengetahui apakah terdapat persoalan dalam makanan yang disalurkan kepada para siswa.
Bupati Dian juga menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa menjadi prioritas pemerintah daerah.
Evaluasi terhadap dapur SPPG akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang sedang berjalan.
Jika nantinya terbukti terdapat pelanggaran atau persoalan dalam penyediaan makanan, pemerintah daerah menyatakan siap mengambil tindakan tegas.
BACA JUGA:CFD Kuningan Ditiadakan, Sekda Uu: Ada Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan
BACA JUGA:Persib vs Persija di GBK, BOBOKO Kuningan Imbau Bobotoh Tetap di Rumah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

