Dugaan Bullying di Cipakem Kuningan, Disdikbud Cek Korban
Dugaan bullying terhadap siswa SD di Cipakem Kuningan mendapat perhatian Disdikbud. Keluarga sepakat menempuh penyelesaian kekeluargaan dan fokus pengobatan.-Agus Phanter-Radar Kuningan
“Saya baru tahu malam ini. Tapi sudah proses kekeluargaan. Yang pasti, kejadian itu bukan atas dasar dendam, tapi tidak sengaja anak-anak main api, korban terbakar,” tuturnya seperti dilansir sebuah situs berita online.
Armansyah juga menyebut persoalan tersebut telah diproses secara kekeluargaan.
Keterangan dari pemerintah desa dan keluarga korban tersebut menjadi bagian dari informasi yang diterima terkait kejadian yang sebelumnya disebut sebagai dugaan bullying.
Disdikbud Tekankan Keselamatan Anak
Surya menyampaikan, meskipun persoalan telah dibicarakan secara kekeluargaan, kondisi anak tetap menjadi perhatian. Proses penanganan dan pemulihan korban di rumah sakit menjadi prioritas.
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi orang tua dan lingkungan sekitar agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika mereka menggunakan benda atau bahan yang mudah terbakar.
Disdikbud Kuningan mendorong setiap persoalan yang melibatkan anak diselesaikan secara bijaksana dengan mengutamakan keselamatan, pemulihan, perlindungan anak, serta komunikasi antara keluarga dan pihak terkait.
Hingga saat ini, kedua keluarga disebut telah saling memaafkan dan sepakat memusatkan perhatian pada proses pengobatan korban. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

