Jalan Desa Pinara Rusak, Pengkolan Ciporang Rawan Kecelakaan
Kondisi jalan Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, menjadi perhatian masyarakat karena dinilai licin, curam, dan membahayakan pengguna jalan.--
Masyarakat mengeluhkan permukaan jalan yang licin dan berbahaya. Sejumlah kejadian pengendara tergelincir, kecelakaan, hingga kekhawatiran terhadap kemungkinan rem blong saat melewati jalur menurun menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Dampak kondisi jalan itu juga dirasakan dalam aktivitas sosial masyarakat. Seorang warga mengungkapkan, rencana penyelenggaraan acara pernikahan bahkan sempat dipertimbangkan untuk dipindahkan ke desa tetangga.
Pertimbangan tersebut muncul karena kekhawatiran terhadap akses jalan yang buruk dan kemungkinan tamu undangan mengalami kesulitan saat menuju Desa Pinara.
Situasi ini menunjukkan bahwa kondisi infrastruktur jalan tidak hanya menyangkut kenyamanan perjalanan. Akses yang sulit dan berisiko juga dapat memengaruhi mobilitas warga serta pelaksanaan kegiatan sosial di desa.
BACA JUGA:Turnamen Domino ORADO Kuningan Diikuti 32 Tim, Hadiah Rp4 Juta
BACA JUGA:Polres Kuningan Buka Desk Ketenagakerjaan, Pekerja Bisa Mengadu
Pemerintah Diminta Segera Meninjau Lokasi
Ahmad Novaldi mendesak pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Kuningan, serta instansi yang berwenang menangani ruas jalan tersebut agar segera turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi sebenarnya.
Ia berharap penanganan tidak menunggu sampai jatuh korban jiwa. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama pada ruas jalan yang telah dikeluhkan memiliki kondisi curam dan licin.
Warga menginginkan perbaikan permanen, bukan sekadar penanganan sementara. Pengaspalan hotmix berkualitas di sepanjang ruas yang membutuhkan perbaikan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Jika perbaikan menyeluruh belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, langkah pengamanan sementara juga diharapkan segera dipertimbangkan. Upaya tersebut dapat berupa pemasangan rambu peringatan dan penanganan permukaan jalan sesuai hasil pemeriksaan teknis, terutama di pengkolan bawah Ciporang menuju Jatimulya.
BACA JUGA:7.434 PPPK Kuningan Masuk Agenda Orientasi, Begini Skemanya
BACA JUGA:Dana Desa Kuningan Disorot BPK, 361 Kades Dikumpuklam di Hotel Santika
Novaldi menegaskan, keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti melalui langkah yang terukur, mulai dari peninjauan lapangan hingga pelaksanaan perbaikan oleh pihak yang berwenang.
“Jangan tunggu ada korban lebih banyak lagi. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun langsung melihat kondisi jalan ini. Masyarakat membutuhkan jalan yang aman dan layak dilalui, bukan jalan yang setiap kali dilewati justru menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

