Ciayumajakuning Dilanda Cuaca Ekstrem, 58 Bencana Tercatat di Majalengka

Ciayumajakuning Dilanda Cuaca Ekstrem, 58 Bencana Tercatat di Majalengka

ILUSTRASI. Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Ciayumajakuning, menyebabakan sejumlah bencana. Di Kabupaten Majalengka, tercatat 58 kejadian bencana.-Dok-Radar Kuningan

Tidak terdapat laporan korban hilang maupun luka-luka. Secara keseluruhan, 2.184 jiwa terdampak langsung akibat berbagai kejadian bencana tersebut.

Dari sisi kerusakan, tercatat 716 unit rumah terdampak. Adapun rinciannya adalah, 36 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang, 4 rumah rusak berat, dan 669 rumah terendam. 

Selain rumah warga, bencana juga berdampak pada lima satuan pendidikan, enam rumah ibadah, serta satu fasilitas kesehatan. Tidak terdapat laporan kerusakan kantor pemerintahan.

"BPBD Majalengka juga mencatat dampak terhadap infrastruktur dan sektor pertanian, berupa satu unit jembatan terdampak serta 150 hektare sawah terendam. Sementara itu, tidak ada laporan kerusakan jalan maupun lahan nonpertanian," katanya.

Sementara itu, pada puncak kejadian 23–24 Januari 2026, BPBD mencatat 39 titik bencana yang tersebar di 35 desa atau kelurahan di 13 kecamatan. 

BACA JUGA:Modus Baru Penipuan Pupuk, Nama Pejabat Diskatan Kuningan Dicatut

BACA JUGA:Membedah Konflik Ekonomi dan Ekologi di Kaki Gunung Ciremai

Bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung lebih dari lima jam disertai angin kencang.

Puluhan titik bencana tersebar di sejumlah wilayah. Diantaranya Kecamatan Maja, Cigasong, Majalengka, Argapura, Banjaran, Jatitujuh, Bantarujeg, Sindangwangi, Malausma, hingga Lemahsugih. 

Adapun kejadian meliputi pohon tumbang, banjir luapan sungai, tanah longsor yang menutup akses jalan, hingga rumah warga terendam.

Dalam penanganannya, BPBD Majalengka bersama TNI, Polri, aparat kecamatan, perangkat desa, dan relawan melakukan asesmen lapangan, pembersihan material longsor, penanganan pohon tumbang, serta evakuasi warga terdampak. 

BPBD juga berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk–Cisanggarung terkait pengaturan pintu air Bendung Rentang untuk mengendalikan debit air.

BACA JUGA:Kepala SPPG di Kuningan Terima Gaji Rp6 Juta per Bulan, Jauh di Atas UMK

BACA JUGA:MBG Kuningan: 433 Ribu Penerima Manfaat, 6.518 Tenaga Kerja Terserap

BPBD Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: