Warga Perumahan di Kabupaten Cirebon Dihantui Longsor dan Tanah Amblas

Warga Perumahan di Kabupaten Cirebon Dihantui Longsor dan Tanah Amblas

Kondisi rumah warga di Blok Drosia yang mengalami retak dan ambles akibat tanah labil, kemarin.-Samsul Huda-Radar Cirebon

"Pihak developer sempat datang meninjau dan berjanji akan melakukan treatment serta perbaikan. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi apa pun,” ujar Ikbal, Sabtu 7 Februari 2026.

Seiring waktu, kata Ikbal, keretakan rumah sendiri bukan hanya 1 tetapi ada sekitar 15 rumah bahkan kondisinya sudah sangat memperlihatkan.

“Kerusakan kian parah. Bahkan ada satu rumah yang bagian belakang nya sudah mengalami longsor. Warga khawatir, jika tak segera ditangani, rumah lain akan menyusul mengalami nasib serupa,” ungkapnya. 

Maka dari itu warga meminta kepada pihak developer untuk segera dilakukan penanganan, bukan hanya rumah saja tetapi jalan yang sebagai akses warga juga sudah sangat memprihatinkan, serta tiang listrik sudah miring ditakutkan tumbang dan menimpa warga.

“Tak hanya bangunan rumah, akses jalan lingkungan pun ikut terdampak. Ini sudah membahayakan keselamatan warga. Kami minta penanganan segera, bukan sekadar janji,” tegas Ikbal. 

BACA JUGA:Jalan Karangkancana–Jabranti 'Berubah' Jadi Kubangan Air

BACA JUGA:Sertijab, AKP Aktuin Moniharapon Jabat Kasat Lantas Polres Kuningan

Menurut keterangan yang diterima warga, pihak developer menyebut kondisi tanah di kawasan tersebut labil dan terdapat saluran air di kedalaman sekitar 30 meter. 

Namun saat warga meminta dasar atau bukti teknis pernyataan tersebut, tidak ada penjelasan yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami warga sudah bolak-balik ke pihak developer maupun Costumer Service tetapi tidak bisa memberikan kepastian ataupun bentuk tanggungjawab,” pungkasnya. (sam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: