Timnas Indonesia vs vs Arab Saudi, PSSI: Ada Aturan Ketat Buat Penonton VVIP

Erick Thohir bakal memberlakukan aturan ketat bagi tamu VVIP ketika menonton pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi.-pssi - tangkapan layar-radarkuningan.com
RADARKUNINGAN.COM - Penonton VVIP bakal mendapat aturan ketat saat Timnas Indonesia vs Arab Saudi digelar. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sebelum laga.
Erick Thohir bakal memperketat akses tamu VVIP saat Timnas Indonesia menjamu Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa 19 November 2024.
Dijelaskan Erick, para penonton atau tamu VVIP tidak lagi diperbolehkan memarkir mobilnya di ringroad Stadion GBK.
Tamu VVIP sendiri, merupakan menteri atau tokoh yang memiliki jabatan tinggi di pemerintahan dan perusahaan swasta. Area mereka juga akan terbagi menjadi dua sisi, yakni tribune VVIP barat dan timur.
BACA JUGA:Hanya Aduan Masyarakat, Kejari Bantah Kantor Korpri Kuningan Disegel
BACA JUGA:Bikin Bangga, Diskopdagperin Kuningan Raih Penghargaan Daerah Tertib Ukur dan Pasar Tertib Ukur 2023
Deretan menteri yang sering hadir menonton laga Timnas Indonesia di Stadion GBK, biasanya membawa mobil masuk hingga ringroad, untuk turun di depan area VVIP.
Namun, Erick menegaskan jika hal tersebut tak bisa lagi dilakukan saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi.
Hanya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selaku tamu VVIP yang diperbolehkan.
"Kami sedang mengatur flow ya, nanti tamu VVIP ya dicoba menjadi dua lokasi, ada di timur dan barat. Mohon maaf juga kami akan melakukan sistem seperti dulu di Asian Games (2018)," kata Erick di SUGBK, Senin (18/11/2024)."Nanti yang boleh masuk itu hanya mobil presiden atau wakil presiden," lanjut Menteri BUMN tersebut.
BACA JUGA:Realisasikan Pesan Sunan Gunung Jati, Ahmad Syaikhu Komitmen Perjuangkan Masjid dan Ponpes
BACA JUGA:Kriminalisasi Terhadap Guru Meningkat, Ahmad Syaikhu Soroti Perlindungan Hukum
Tamu VVIP tetap harus memarkir mobilnya di kantong parkir yang tersedia di GBK. Mereka harus berjalan hingga SUGBK, namun terdapat fasilitas mobil buggy yang dapat digunakan.
"Semua mesti jalan dikit ya, memakai buggy. Nah, makanya saya cek akan buggy-nya seperti apa. Jadi daerah (ringroad) ini kami coba supaya kendaraan ini benar-benar kosong," ujar Erick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: radarkuningan.com