Sekda Kuningan: Pesimisme Berubah Jadi Optimisme, Tunda Bayar Tuntas dan Fiskal Mulai Bangkit
Sekda Kuningan menjelaskan tentang optimisme keuangan Pemkab Kuningan.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan di awal masa kepemimpinannya sempat dihadapkan pada tantangan besar.
Kondisi keuangan daerah yang tertekan, ditambah persoalan tunda bayar dengan nilai cukup signifikan, membuat sebagian kalangan pesimistis terhadap masa depan pembangunan daerah.
Namun seiring berjalannya waktu, pesimisme itu perlahan berubah menjadi optimisme.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, U Kusmana MSi menegaskan, bahwa kepemimpinan daerah saat ini terus menunjukkan ikhtiar nyata dalam membenahi kondisi pemerintahan, meski di tengah keterbatasan fiskal.
"Sejak awal memang banyak yang pesimis karena PR-nya luar biasa berat, terutama soal tunda bayar yang besar. Tapi saya melihat akan ada perubahan. Semua dikaji dengan sangat seksama agar ke depan lebih baik," ujar Sekda Kuningan, Rabu 31 Desember 2025.
BACA JUGA:APBD Kuningan 2025 Aman dari Gagal Bayar, Kepemimpinan Bupati Dian Dinilai Melesat Jauh
BACA JUGA:Menikmati Fun Jeep Adventure di Objek Wisata Desa Kaduela
Ia mengakui, di fase awal kepemimpinan, kepercayaan publik terhadap pemerintahan belum sepenuhnya terbentuk.
Namun secara perlahan, kinerja birokrasi mulai menunjukkan hasil dan mampu menghadirkan berbagai capaian positif.
"Warga mungkin belum sepenuhnya percaya di awal. Tapi sekarang, pemerintahan dan birokrasi sedikit demi sedikit sudah bisa membuktikan, walaupun fiskal kita sangat terbatas," katanya.
Menurut Sekda, pengalaman panjang Bupati di dunia birokrasi menjadi modal penting dalam memahami persoalan pemerintahan dan menentukan langkah-langkah strategis.
Visi dan misi pembangunan Kuningan ke depan diarahkan agar daerah ini bisa melesat dan memiliki daya saing di atas rata-rata.
BACA JUGA:Keajaiban Talaga Biru Cicerem, Air Tetap Biru Saat Musim Hujan
BACA JUGA:Mantap! Pemda dan BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Rp800 Juta bagi Korban Bencana Sumatra
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
