Sertijab di Disdikbud Kuningan: Dua Nama Baru, Banyak Kursi Bergeser
Serah terima jabatan pejabat Disdikbud yang berlangsung pada Rabu 7 Januari 2026. (Istimewa)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Mutasi besar-besaran pejabat Eselon III Pemerintah Kabupaten Kuningan bukan sekadar agenda rutin penyegaran birokrasi.
Pelantikan ratusan pejabat yang dipimpin langsung Bupati Dian Rachmat Yanuar di Kebun Raya Kuningan, Selasa 6 Januari 2026, menyisakan satu fakta penting: tidak semua pejabat yang dimutasi benar-benar “naik kelas”.
Sejumlah pejabat memang mendapatkan promosi strategis. Namun, tak sedikit pula yang harus rela tersingkir dari zona nyaman, bahkan keluar dari instansi yang selama ini mereka bangun.
Fenomena ini terlihat paling kentara di tubuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:Plt Camat Cidahu Minta Inspektorat Audit Pemdes Cihideung Hilir
BACA JUGA:Agroforestry Padi Kuningan, Strategi Perhutani dan TNI Perkuat Ketahanan Pangan
Hanya sehari setelah pelantikan, Disdikbud Kuningan langsung menggelar serah terima jabatan (sertijab) pada Rabu 7 Januari 2026.
Proses berjalan tertib, tetapi di balik suasana formal itu, terjadi pergeseran struktur kekuasaan yang signifikan.
Rotasi menyapu hampir seluruh jajaran Kepala Bidang (Kabid). Polanya menyerupai efek domino: satu pejabat masuk, pejabat lain tergeser, dan seterusnya.
Situasi ini memunculkan pertanyaan publik soal arah kebijakan penataan pejabat di sektor pendidikan yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan daerah.
BACA JUGA:Kuningan Kirim Tim Medis ke Aceh dan Sumatera
BACA JUGA:Nyaris Ambruk, Perbaikan Jembatan Cijemit Ditarget Sebelum Lebaran
Dua Nama Baru, Banyak Kursi Bergeser
Masuknya dua figur baru ke lingkaran elite Disdikbud menjadi titik awal perubahan. Mereka adalah Surya, Kepala SMPN 1 Lebakwangi, serta Dicky Mahardika, pejabat dari Bappenda Kabupaten Kuningan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
