Harga Kebutuhan Naik Signifikan, Bupati Dian: Masih Dalam Batas Wajar
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Ancaran dan Toserba Yogya, Sabtu (14/2/2026).-Humas setda kuningan -
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Harga kebutuhan pokok jelang puasa Ramadan 1447 Hijriyah, mulai mengalami kenaikan signifikan di pasar tradisional maupun modern.
Hal tersebut diketahui usai Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi bersama jajarannya, melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di lapangan.
Selain melakukan pemantaun harga, kunjungan Bupati Kuningan bersama rombongan untuk memastikan stok pangan tersedia saat puasa dan lebaran nanti.
Bupati Kuningan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Ancaran dan Toserba Yogya, akhir pekan kemarin.
Dalam kunjungannya ke Pasar Ancaran, Bupati Dian berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui perkembangan harga sejumlah komoditas.
BACA JUGA:Kabupaten Majalengka Genap Berusia 186 Tahun, Minta Sektor Pariwisata dan Infrastruktur Diperhatikan
Harga kebutuhan seperti sayuran, cabai merah, tempe, tahu, bumbu dapur, daging ayam, daging sapi, beras, hingga minyak curah, turut dipantau oleh orang nomor satu di Kota Kuda tersebut.
Turut mendampingi dalam kunjungan, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekretaris Daerah, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Diskopdagperin, Bagian Perekonomian dan SDA, Asda II, unsur Kodim 0615/Kuningan, serta perwakilan Polres Kuningan.
Bupati Dian menyampaikan, pemantauan harga merupakan agenda rutin pemerintah daerah menjelang hari besar keagamaan.
Dari hasil pengecekan di lapangan, beberapa komoditas seperti cabai merah dan sayuran mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar.
Kenaikan cukup signifikan terjadi pada harga daging sapi yang mencapai sekitar 40 persen.
BACA JUGA:Anggota Dewan: Negara Lebih Sibuk Merapihkan Sistem Daripada Melindungi Warga Sakit
Menurutnya, lonjakan tersebut kerap terjadi menjelang hari besar karena meningkatnya permintaan masyarakat.
Sebagai langkah pengendalian, Pemerintah Kabupaten Kuningan berencana menggelar operasi pasar murah melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
