Pelaku Usaha Sektor Pertanian Diminta Waspada, Penipuan Modus Pupuk Subsidi Mulai Marak

Pelaku Usaha Sektor Pertanian Diminta Waspada, Penipuan Modus Pupuk Subsidi Mulai Marak

ILUSTRASI. Pelaku usaha di sektor pertanian khususnya wilayah Kabupaten Cirebon diminta mulai waspada mengingat muncul modus penipuan pupuk subsidi dengan mencatut nama pejabat.-Dok-Radar Madura

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Para pelaku usaha di sektor pertanian khususnya di wilayah Kabupaten KUNINGAN, harus mulai meningkatkan kewaspadaanya.

Akhir-akhir ini, mulai marak penipuan dengan modus pupuk subsidi. Mirisnya lagi, aksi tersebut mencatut nama pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Peringatan tersebut disampaikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan kepada kios pupuk subsidi yang berstatus sebagai Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS).

Penerima Pupuk pada Titik Serah serta pelaku usaha sarana produksi pertanian, harus meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mencatut nama pejabat instansi pemerintah.

Baru-baru ini, muncul adanya laporan disertai bukti percakapan melalui aplikasi WhatsApp (WA), memperlihatkan upaya pihak tak bertanggung jawab menghubungi kios pupuk subsidi dengan mengaku sebagai pejabat maupun pegawai Diskatan. 

BACA JUGA:Ciayumajakuning Dilanda Cuaca Ekstrem, 58 Bencana Tercatat di Majalengka

Aksi tersebut diduga bertujuan untuk memperoleh keuntungan tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian secara finansial.

Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah MSi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan tindakan tersebut.

Ditegaskan Kepala Diskatan, permintaan komunikasi pribadi, transfer dana, atau bentuk transaksi apa pun kepada kios pupuk subsidi melalui jalur informal seperti pesan singkat maupun telepon pribadi, tidak akan dilakukan pihaknya.

“Kami memastikan bahwa Diskatan Kabupaten Kuningan tidak pernah meminta uang, imbalan, ataupun transaksi dalam bentuk apa pun kepada kios pupuk subsidi melalui WhatsApp atau sambungan pribadi," tegas Wahyu, kemarin 27 Januari 2026.

Adanya pembicaraan dengan mencatut nama pihak Diskatan Kuningan, Wahyu menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan ulah oknum tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Calon Direktur PDAU Kuningan Lolos Administrasi, Terdapat Kandidat dari Bandung

"Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya atau pegawai Diskatan, itu dapat dipastikan bukan berasal dari kami,” tegasnya lagi. 

Menurut Wahyu, seluruh proses koordinasi resmi terkait distribusi pupuk bersubsidi dilakukan melalui mekanisme yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: