Tekan Lonjakan Harga, 15 Kecamatan Jadi Lokasi Gerakan Pangan Murah Ramadan 2026

Tekan Lonjakan Harga, 15 Kecamatan Jadi Lokasi Gerakan Pangan Murah Ramadan 2026

Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 1447 H/2026 M. Program ini dilaksanakan di 15 kecamatan. (Istimewa)--

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM- Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 1447 H/2026 M.

Program ini dilaksanakan di 15 kecamatan sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang Idulfitri.

Kegiatan berlangsung mulai 23 Februari hingga 11 Maret 2026 dan dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan.

Pelaksanaan dilakukan secara bergilir di desa-desa yang telah ditetapkan, setiap pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

BACA JUGA:HHBK Getah Pinus di Ciremai Dinilai Sah, Pengamat Minta Pendekatan Dialogis

BACA JUGA:Polemik Penyadapan Getah Pinus, Ketua PSI Kuningan: KTH Itu Penjaga Hutan Ciremai, Bukan Perusak

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan bagian penting dari ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi saat Ramadan perlu diantisipasi melalui kebijakan terukur agar daya beli warga tetap terjaga.

“Pemerintah daerah harus hadir memastikan kebutuhan dasar masyarakat tersedia dengan harga terjangkau, sehingga warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi harga berbasis perkembangan kondisi pasar.

BACA JUGA:Payung Hukum Belum Rampung, Pencairan Tunjangan DPRD Kuningan Sudah Berjalan

BACA JUGA:Rumah Yatim Desa Langseb Disatroni Maling, Uang untuk Buka Puasa-Sahur Raib

Program ini tidak dimaksudkan mengganggu mekanisme pasar, melainkan memperkuat distribusi agar harga tetap stabil.

Sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga di bawah pasaran, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, tepung terigu, cabai, bawang, serta aneka sayuran segar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait