Banyak Terjadi Perceraian, Bupati Kuningan Warning Bahaya Pinjol Ilegal
Bupati Kuningan saat menghadiri menghadiri Kick Off Bulan Literasi Keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Antusiasme tinggi ditunjukkan ratusan mahasiswa Universitas KUNINGAN (Uniku) saat menghadiri Kick Off Bulan Literasi Keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Rabu 6 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Student Center Iman Hidayat itu bukan sekadar seremoni.
Lebih dari itu, acara ini menjadi panggung edukasi penting tentang ancaman nyata pinjaman online (pinjol) ilegal yang kian marak.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Ketua OJK Cirebon Agus Muntholib, Anggota DPR RI Sohibul Imam, Rektor Uniku Anna Fitri Hindriana, serta pimpinan Bank BRI Cabang Kuningan, Slamet Riyadi.
Kehadiran mereka mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan sektor keuangan dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat.
BACA JUGA:Tiga Posisi Kabag Setda Kuningan Kosong, Ini Prediksi Nama yang Berpeluang Mengisi
Bupati Dian tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di lapangan. Ia secara tegas mengingatkan bahaya pinjol ilegal yang kini semakin mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, kemudahan proses pencairan dana justru menjadi jebakan yang berujung pada masalah besar.
“Banyak persoalan rumah tangga muncul akibat pinjol. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga berdampak sosial,” tegas Bupati Dian.
Bupati juga menyoroti sejumlah faktor yang memperparah kondisi, seperti rendahnya pemahaman keuangan dan fenomena pernikahan usia dini.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat belum siap secara finansial, sehingga rentan terjerat pinjaman berbunga tinggi.
BACA JUGA:Dari Konseling Sebaya hingga Edukasi, PIK Remaja Kuningan Naik Kelas
BACA JUGA:Maling Dipergoki Warga, Aksi Pencurian di Sukamukti Gagal Total
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

